Pelajar SMP Tewas Usai Dipukul Pakai Bambu, 1 Pelaku Ditangkap
digtara.com - Pelajar SMP berinisial FAS (14) tewas usai dianiaya sekelompok orang menggunakan bambu di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Denai.
Baca Juga:
Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pirngadi Medan, namun nyawanya tak tertolong. Pihak kepolisian yang menerima laporan kejadian ini kemudian turun tangan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Korban meninggal dunia diduga karena penganiayaan benda tumpul (bambu)," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Poltak Tambunan melansir suara.com Rabu (12/2/2025).
Peristiwa bermula saat korban dan kedua temannya menaiki sepeda motor berboncengan melintas di Jalan Mandala By Pass Medan, Minggu (9/2/2025).
Di sana lewat sekelompok orang membawa bambu dan langsung menghujamkannya ke kepala korban.
Hal ini membuat korban jatuh dari atas sepeda motornya. Dalam kondisi meregang nyawa, korban dilarikan ke klinik untuk mendapatkan perawatan medis.
Karena kondisi lukanya parah, kata Poltak, korban dirujuk ke Rumah Sakit Pirngadi Medan. Akan tetapi nyawa korban tetap tidak tertolong.
"Atas kejadian ini satu orang sudah kami amankan," ujar Poltak.
Pelaku yang diamankan yakni remaja laki-laki berinsial DS (13). Saat ini pelaku menjalani pemeriksaan di Polsek Medan Area.
"Dari pemeriksaan pelaku sudah mengakui perbuatannya dengan memukul bambu ke arah kepala korban," katanya.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
37 Peserta Seleksi PAG Polda NTT Tidak Memenuhi Syarat Tes Psikologi, Tersisa 102 Peserta
Jadi Inspektur Upacara, Kapolsek Kota Lama Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas Bagi Siswa SMPN 16 Kupang
Siswa SMP di Manggarai-NTT Nyaris Tawuran
4 Tablet Murah untuk Pelajar September 2026, Mulai Rp2 Jutaan
Kapolda NTT Resmikan Revitalisasi SMPTK Imanuel Tuapakas-TTS