Minggu, 25 Januari 2026

Pelaku Utama Pembacok Dua Warga di Kota Kupang Serahkan Diri ke Polisi

Imanuel Lodja - Jumat, 02 Februari 2024 21:00 WIB
Pelaku Utama Pembacok Dua Warga di Kota Kupang Serahkan Diri ke Polisi
istimewa
Pelaku Utama Pembacok Dua Warga di Kota Kupang Serahkan Diri ke Polisi

Baca Juga:

Thomas Aquino (51), Ketua RT 001 Kelurahan Lasiana mengaku kalau korban Yulius pergi ke lokasi kejadian untuk menegur para pelaku agar para pelaku tidak ribut dan memutar musik yang sangat keras karena anaknya sedang sakit.

Rupanya para pelaku tidak mendengarkan teguran sehingga terjadilah pertengkaran antara Yulius dan para pelaku.

Kemudian salah satu pelaku mengambil parang di dalam kamar dan memotong korban Yulius.

Hal ini memicu terjadinya keributan dan saling serang.

Stefanus yang mendengar kejadian tersebut juga ke lokasi kejadian hendak melerai perkelahian tersebut.

Namun pelaku justru menyerang Stefanus dengan parang.

Stefanus berusaha untuk menangkis parang tersebut dan mengenai tangan Stefanus.

Hal ini memicu aksi saling serang dan kejar-kejaran antara teman-teman korban dan para pelaku.

Aksi ini disertai saling melempar batu dan juga pembakaran 3 unit sepeda motor di TKP.
Thomas kemudian menelepon Babinsa Lasiana dan Bhabinkamtibmas Lasiana melaporkan kejadian tersebut.

"Ada 3 unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku dibakar di TKP," ujar Thomas.

Kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit umum daerah SK Lerik Kota Kupang.

Aparat keamanan dari Polsek Kelapa Lima dan Polresta Kupang Kota ke lokasi kejadian dan mengamankan TKP.

Polisi membawa sejumlah pemuda ke Polsek Kelapa Lima.

Korban Yulius dan Stefanus merupakan kakak beradik yang berasal dari Kabupaten Sumba Barat Daya.

Sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian menyebutkan kalau di Jalan Sumba Tuak Sabu sudah sering terjadi aksi perkelahian antara pemuda yang berujung pada pelemparan rumah warga dan kos - kosan yang ada di sekitar TKP.

Para pelaku sering mengkonsumsi minuman keras dan sering membuat keributan namun tidak ada warga yang berani untuk menegur aksi dari para pelaku tersebut.

Para pelaku tinggal di rumah kontrakan dan pemilik rumah saat ini tinggal di Sumba.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru

Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru

Komentar
Berita Terbaru