Selasa, 27 Februari 2024

Terlibat Kasus Pengeroyokan Penikaman, Mahasiswa Poltek Ikut Diamankan Polisi, Ini Penampakannya

Imanuel Lodja - Senin, 25 September 2023 09:07 WIB
Terlibat Kasus Pengeroyokan Penikaman, Mahasiswa Poltek Ikut Diamankan Polisi, Ini Penampakannya
istimewa
Terlibat Kasus Pengeroyokan Penikaman, Mahasiswa Poltek Ikut Diamankan Polisi, Ini Penampakannya

Yohanis Dombosko Padalani (23), mahasiswa jurusan Bahasa Inggris FKIP Undana Kupang tewas ditikam dengan pisau, Minggu (24/9/2023) malam.

Warga asal Desa Likwatang, Kec Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor yang tinggal di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ini terlibat pengeroyokan dan penganiayaan di Jalan Esanita, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Awal peristiwa bermula saat Rafael Jermia Lema (23), mahasiswa yang kos di kos Juntari, Jalan Kabesak Kelurahan Oesapa, Kota Kupang membonceng rekan perempuan dengan sepeda motor.

Ada pula satu sepeda motor yang dikendarai dan ditumpangi dua rekan perempuan yang lain.

Baca Juga:



Tiga terduga pelaku pembunuhan mahasiswa UNDANA Kupang saat diamankan polisi.


Mereka dari Kelurahan Oesapa ke Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang.

Saat tiba di Jalan Esa Nita, ada 3 pemuda dalam keadaan mabuk akibat konsumsi minuman keras.

Ketiga pemuda tersebut berjalan di tengah jalan sehingga menghalangi Rafael dan tiga rekan wanita.

Dua orang rekan Rafael yang menggunakan sepeda motor sendiri nyaris menabrak para pemuda tersebut.

Para pemuda yang dalam keadaan mabuk miras nyaris memukul 2 perempuan rekan Rafael.

Rafael menegur mereka karena yang salah adalah para pemuda tersebut.

Saat itu para pemuda ini mengancam untuk memukul Rafael dan rekannya.

Rafael dan tiga rekannya melanjutkan perjalanannya ke Kelurahan Kayu Putih.

Kembali dari Kelurahan Kayu Putih dan tiba di kos, Rafael mengabari korban Yohanes kalau ia dihadang dan nyaris dikeroyok di Jalan Esa Nita Kelurahan Oesapa.

Korban kemudian datang dari Kelurahan Sikumana.

Korban mengajak Rafael dan Ferdi Letlai (22), mahasiswa yang tinggal di Asrama Sambolo, Kelurahan Oesapa ke lokasi kejadian.

Saat tiba di Jalan Esa Nita, mereka melihat para pelaku turun dari angkutan kota.

Korban bertanya ke para pelaku soal ancaman pelaku yang hendak memukul Rafael.

Korban yang terlebih dahulu tiba di lokasi langsung berkelahi dengan 2 pelaku.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Usai Tebas Leher Ayah hingga Putus, Pria Diduga ODGJ di Kupang Pilih Bunuh Diri

Usai Tebas Leher Ayah hingga Putus, Pria Diduga ODGJ di Kupang Pilih Bunuh Diri

Ngeri! Pria Diduga ODGJ di Kupang Tebas Leher Ayah hingga Nyaris Putus

Ngeri! Pria Diduga ODGJ di Kupang Tebas Leher Ayah hingga Nyaris Putus

Spesialis Jambret di Kupang Dibekuk Anggota Polsek Kelapa Lima

Spesialis Jambret di Kupang Dibekuk Anggota Polsek Kelapa Lima

Rumah Warga Penfui-Kupang Terbakar

Rumah Warga Penfui-Kupang Terbakar

Kapolda NTT Puji Inisiatif KPPS Geser Lokasi TPS Karena Hujan

Kapolda NTT Puji Inisiatif KPPS Geser Lokasi TPS Karena Hujan

ASN di NTT Diduga Terlibat Kampanye Gibran dan Ganjar di NTT

ASN di NTT Diduga Terlibat Kampanye Gibran dan Ganjar di NTT

Komentar
Berita Terbaru