Sabtu, 06 Juni 2026

Ingat Nih! Ganja Medis Berisiko Tingkatkan Masalah Jantung

Arie - Selasa, 23 Agustus 2022 07:45 WIB
Ingat Nih! Ganja Medis Berisiko Tingkatkan Masalah Jantung

digtara.com – Ganja meningkatkan risiko masalah jantung yang mematikan hingga tiga perempat, sebuah penelitian besar menunjukkan. Peneliti Denmark menganalisis data 1,6 juta pasien yang menderita sakit kronis. Ganja Medis Berisiko 

Baca Juga:

Hampir 5.000 orang diberi resep ganja untuk membantu mereka mengatasi kondisi mereka. Setelah tiga tahun tindak lanjut, para ilmuwan menemukan mereka yang diberi obat itu 74 persen lebih mungkin untuk mengembangkan aritmia atau masalah irama jantung.

Penderita memiliki risiko lebih besar terkena stroke atau kematian jantung mendadak. Demikian seperti dilansir dari The Sun.

Peneliti pengguna ganja medis juga ditemukan lebih cenderung menggunakan obat penghilang rasa sakit atau obat anti-epilepsi, yang mungkin menjelaskan kemungkinan peningkatan masalah detak jantung.

Baca: Polisi Temukan 25 Hektare Ladang Ganja di Aceh, Ada 9 Titik Lokasi!

Temuan ini akan dipresentasikan pada kongres tahunan European Society of Cardiology di Barcelona akhir pekan ini.

Dr Nina Nouhravesh, dari Rumah Sakit Universitas Gentofte di Denmark, mengatakan bahwa studi menemukan pengguna ganja medis memiliki risiko gangguan irama jantung 74 persen lebih tinggi dibandingkan dengan non-pengguna; namun, perbedaan risiko absolut adalah sederhana.

“Perlu dicatat bahwa proporsi yang lebih tinggi dari kelompok kanabis menggunakan obat nyeri lain, yaitu obat antiinflamasi nonsteroid, opioid, dan antiepilepsi, dan kami tidak dapat mengesampingkan bahwa ini mungkin menjelaskan kemungkinan aritmia yang lebih besar. .”

Dia menambahkan: “Karena ganja medis adalah obat yang relatif baru untuk pasar besar pasien dengan nyeri kronis, penting untuk menyelidiki dan melaporkan efek samping yang serius.

“Studi ini menunjukkan bahwa mungkin ada risiko aritmia yang sebelumnya tidak dilaporkan setelah penggunaan ganja medis.”

Denmark menyetujui ganja medis untuk digunakan dalam uji coba pada tahun 2018, memungkinkan dokter untuk meresepkannya untuk nyeri kronis.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Ingat Nih! Ganja Medis Berisiko Tingkatkan Masalah Jantung

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif

Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Jemaah Indonesia Semakin Optimal

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Jemaah Indonesia Semakin Optimal

Perkuat Kerja Sama Kesehatan Haji RI–Saudi German Hospital di Madinah, Untuk Pelayanan Jemaah Haji dan Umrah di Tanah Suci

Perkuat Kerja Sama Kesehatan Haji RI–Saudi German Hospital di Madinah, Untuk Pelayanan Jemaah Haji dan Umrah di Tanah Suci

Jelang Khutbah Wukuf, Pelayanan Kesehatan di Tenda Terus Beroperasi, Ispa yang Banyak Jadi Keluhan

Jelang Khutbah Wukuf, Pelayanan Kesehatan di Tenda Terus Beroperasi, Ispa yang Banyak Jadi Keluhan

Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah

Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah

25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah

25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah

Komentar
Berita Terbaru