Jumat, 29 Agustus 2025

Kapolda NTT Beri Penghargaan pada Nakes yang Tangani Pasien Covid-19

Redaksi - Senin, 01 Maret 2021 05:13 WIB
Kapolda NTT Beri Penghargaan pada Nakes yang Tangani Pasien Covid-19

digtara.com – Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif SH MHUm memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang memiliki dedikasi dan pengabdian yang tinggi dalam menangani serta merawat pasien yang terpapar covid-19 di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Baca Juga:

Kapolda juga mengapresiasi Kabid Dokkes Polda NTT, Karumkit Bhayangkara Titus Uly, personil Polri, dokter dan Nakes dalam upaya menangani pasien covid 19.

“Mereka adalah pejuang kesehatan yang menjadi garda terdepan menangani pasien covid-19. Perjuangan saudara patut diteladani dan menjadi kebanggaan,” ujar kapolda NTT, Senin (1/3/2021) di Mapolda NTT.

Kapolda mengakui kalau pemberian penghargaan merupakan wujud betapa tingginya rasa hormat pimpinan Polri dalam penanganan covid-19 atas upaya dan jasa memperjuangkan kesembuhan sari pasien covid yang dirawat di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Catatan mitigasi pengurus IDI per 27 Januari 2021, ada 647 orang tenaga medis di Indonesia yang meninggal saat menangani pasien covid 19. Jumlah ini naik signifikan dibandingkan data awal bulan Januari 2021.

Per 2 Januari 2021 ada 504 tenaga medis yang meninggal karena covid-19

Dari 647 petugas medis yang meninggal, ada 289 orang dokter termasuk 16 orang guru besar dan 27 orang dokter gigi termasuk 3 guru besar yang meninggal karena covid 19.

Kemudian ada 221 orang perawat, 84 orang bidan, 11 orang apoteker dan 15 tenaga laboratorium medik yang berasal dari 26 IDI wilayah (provinsi) dan 116 IDI cabang (kabupaten/kota).

“Kinerja saudara sekalian mendedikasikan diri bekerja melebihi panggilan tugas dan kiranya perjuangan semua pihak melawan wabah virus covid-19 selalu dilindungi Tuhan Yang Maha Esa dam tetap waspada serta tetap gunakan APD dalam menjalankan tugas,” pesan Kapolda NTT.

Kapolda NTT mengapresiasi kinerja itu dengan memberikan reward kepada Nakes yang hadir melayani masyarakat dan berjuang di masa pandemi karena tidak mudah dan butuh mental dan kekuatan.

“Saudara sekalian patut dan layak menjadi pejuang di bidang kesehatan karena hingga saat ini masih berjibaku merawat pasien covid 19 tanpa kenal lelah dengan panggilan kemanusiaan dan berjasa menangani covid 19,” tandas jenderal polisi bintang dua ini.

Nakes Merasa Terharu

Dokter Mertyn Taolin, salah seorang tenaga kesehatan di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang mengakui penghargaan dari Kapolda NTT merupakan dorongan yang kuat agar dirinya lebih berbuat yang terbaik.

“Kami merasa sangat dihargai atas pengabdian dan kerja kami,” ujarnya dengan rasa haru.

Selama 1 tahun menangani pasien covid 19 ia mengakui kalau kesulitan terbesar adalah saat kekurangan oksigen bagi pasien.

“Kami benar-benar pernah merasakan kekurangan oksigen untuk pasien padahal stok oksigen sangat dibutuhkan bagi pasien covid yang sedang dirawat,” ujarnya.

Lain lagi cerita dari para petugas yang dipercayakan memandikan jenasah di ruang IPJ RS Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Darius Tasuib, Pekerja Harian Lepas (PHL) pada rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang sudah satu tahun ditugaskan memandikan jenasah pasien covid 19.

Ketika Kapolda NTT menghampirinya, ia juga terharu. Kepada Kapolda NTT, ia mengaku kalau selaku tenaga honorer yang mengabdi di rumah sakit Bhayangkara sejak tahun 2008 lalu, ia tidak menyangka akan mendapat penghargaan dari Kapolda NTT.
“Baru kali ini saya dapat penghargaan,” tandasnya.

Ia mengaku kalau ia bersama 5 orang rekannya secara bergantian memandikan jenasah pasien covid 19. Darius sendiri sudah memandikan 5 jenasah pasien covid 19.

Awalnya ia mengaku takut dengan virus covid namun ia bersyukur selama 1 tahun menjadi petugas di ruang jenasah, ia terhindar dari virus tersebut.

“Sempat ada keraguan kalau ada pasien yang meninggal karena covid karena kami harus memandikan. Tapi hingga saat ini kami tetap sehat,” ujarnya. (imanuellodja/digtara)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gandeng Nakes, Polsek Pantai Baru Turun ke Sekolah Beri Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Gandeng Nakes, Polsek Pantai Baru Turun ke Sekolah Beri Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Saat Sepi, Nakes di Simalungun Digilir Tiga Pria

Saat Sepi, Nakes di Simalungun Digilir Tiga Pria

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru