Sabtu, 24 Januari 2026

Soal #UninstallJokowi, Jubir TKN Bilang Bos Bukalapak ‘Over Acting’

Redaksi - Jumat, 15 Februari 2019 10:42 WIB
Soal #UninstallJokowi, Jubir TKN Bilang Bos Bukalapak ‘Over Acting’

digtara.com | JAKARTA – Beredarnya tagar #Uninstallbukalapak di Twitter, muncul giliran tagar yang ramai yakni #UninstallJokowi. Bahkan tagar ini kemudian menjadi trending di Twitter di dunia.

Baca Juga:

Di mana tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin memberikan pembelaan dari tagar #Uninstallbukalapak. Juru Bicara TKN Inas Nasrullah menilai adanya tagar itu tidak lepas dari pernyataan berlebihan bos Bukalapak, Achmad Zaky, sehingga muncul tagar-tagar balasan.

“Tagar ini bermula dari Achmad Zaky yang over acting pada saat ulang tahun Bukalapak. Akibatnya timbul berbagai ekses tagar-tagaran yang kemudian diplesetken kepada Pak Jokowi,” kata Inas ketika dimintai tanggapan, Jumat (15/2/2019) seperti dilansir viva.

Inas beranggapan adanya tagar itu tak akan memengaruhi suara Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia menyebut pengertian uninstall lebih merujuk pada suatu aplikasi, bukan manusia.

“Tagar tersebut tidaklah terlalu berarti karena pengertian uninstall adalah untuk sebuah aplikasi saja,” ujar Inas.

Dia menyindir ada tagar-tagar lain yang faktanya tidak terbantahkan. Seperti misalnya tagar yang menyindir kegagalan Prabowo Subianto ketika maju di pemilihan presiden.

“Berbeda dengan misalnya tagar gagal nyapres yang sering diarahkan ke Prabowo, itu adalah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri,” kata Inas.

Sebelumnya, menyusul kepopuleran tagar #Uninstaallbukalapak yang menyindir bos Bukalapak Achmad Zaky, tagar #UninstallJokowi justru meroket ke posisi puncak trending topik dunia.

Keterangan yang menyertainya berisi kritik terhadap pemerintahan Jokowi. Dan juga memuji rival pasangan calon presiden petahana itu, yakni pihak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru