Pasca-Ledakan di Mapolrestabes, Polisi Perketat Pengamanan Personel dan Kantor Polisi
digtara.com | MEDAN – Polda Sumatera Utara melakukan pengetatan pengamanan terhadap personel dan seluruh markas komando (mako) yang ada di Sumatera Utara. Pengetatan ini merupakan buntut dari ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, pagi tadi.
Baca Juga:
“Iya kita lakukan pengatatan pengamanan terhadap mako. Baik polda, polres-polres hingga polsek. Kita juga meningkatkan pengamanan untuk personel yang bertugas melakukan pelayanan di publik,â€sebut Mardiaz, Rabu (13/11/2019) malam.
Meski telah menginstruksikan agar pengemanan diperketat, namun Mardiaz menyatakan kondisi Kota Medan pada khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya masih aman dan kondusif.
“Aman dan kondusif. Tidak ada peningkatan status keamanan. Tidak siaga satu,â€sebut Mardiaz.
Hingga saat ini, lanjut Mardiaz, Polisi masih melakukan penyelidikan atas ledakan tersebut. Tim gabungan untuk melakukan penyelidikan sudah dibentuk dan kini sedang bekerja mengungkap jaringan teror tersebut.
Termasuk memburu pelaku yang disebut sebagai imam atau pemimpin dari RMN alias Dede (24), terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Medan.
[AS]
Densus 88 Anti Teror Sosialisasikan Pencegahan Intoleransi dan Terorisme kepada Pelajar
BNPT Geos to Campus. Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono: Penyebaran Paham Radikal Dominan Lewat Digital
Ketua FKPT NTT Ajak Masyarakat Pertebal Rasa Cinta Pada NKRI
Jaga Toleransi Dan Tingkatkan Kewaspadaan Jadi Kunci Tangkal Terorisme
Warga Malaka Diminta Waspadai Terorisme Melalui Kearifan Lokal