Kapolda NTT yang Baru Disambut dengan Natoni dan Tarian Massal
Digtara.com | KUPANG – Natoni atau tutur adat dalam bahasa Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mewarnai penerimaan Kapolda NTT Irjen Pol Drs H Hamidin dan Ny Iyul Hamidin saat memasuki Mapolda NTT, Rabu (18/9).
Baca Juga:
- Divonis Bebas Dalam Kasus Pidana, Anggota Polri Gugat Polda NTT Rp 750 Juta Namun Gugatan Ditolak PN Kupang
- Ditlantas Polda NTT Peduli Petugas Kebersihan, Anak Panti Asuhan, Penggali Kubur Hingga Ojol Lewat Bingkisan HUT Polantas
- Kerusakan Mapolres Sumba Barat Mulai Diperbaiki, Polisi Tindak Tegas Pelaku Tindak Kriminal
Kapolda NTT dan ibu diterima di pintu gerbang Mapolda NTT dengan pengalungan bunga oleh Waka Polda NTT Brigjen Pol Drs Johni Asadoma, M.Hum dan ibu. Kapolda NTT kemudian diterima dengan natoni oleh kelompok tokoh adat yang diucapkan dalam bahasa daerah.
Natoni ini berisi ungkapan penerimaan masyarakat NTT kepada Kapolda NTT dan siap mendukung seluruh tugas Kapolda NTT selama memimpin Polda NTT kedepan. Kapolda pun mengikuti rangkaian pedang pora dan tarian selamat datang serta diterima seluruh pejabat Polda NTT dan Kapolres jajaran bersama ibu.
Sementara usai acara penyerahan Pataka Polda NTT Satya Catur Turangga Wirasakti di lapangan Mapolda NTT, Kapolda NTT pun disuguhi tarian Flobamora dan tarian gemufamire diikuti anggota, Polwan dan Bhayangkari.
Kapolda NTT NTT serta pejabat lama Irjen Pol Drs Raja Erizman serta ibu maupun Forkompimda yang hadir ikut berbaur menari bersama di lapangan Mapolda NTT mengikuti gerakan tarian Flobamora dan Gemufamire.
Penampilan tarian massal diakhiri kelompok Bhayangkari Polda NTT dan Polres jajaran juga di lapangan Mapolda NTT.
Kapolda NTT Irjen Pol Drs H Hamidin mengapresiasi terobosan Polda NTT menghidupkan dan menggalakkan tarian lokal dan lagu daerah dalam acara-acara besar.
Ia berharap kegiatan tersebut bisa diteruskan dalam berbagai moment.
Waka Polda NTT Brigjen Pol Drs Johni Asadoma, M.Hum selaku penggagas acara ini mengaku kalau tarian daerah sengaja ditampilkan untuk memasyarakatkan dan membumikan tarian lokal yang memiliki nilai kebersamaan dan kekompakan serta menjaga persaudaraan.
Tarian ini pun menggambarkan tarian perpisahan dan ucapan selamat jalan bagi pejabat yang lama Irjen Pol Drs Raja Erizman dan ibu yang sudah 570 hari memimpin Polda NTT.
Divonis Bebas Dalam Kasus Pidana, Anggota Polri Gugat Polda NTT Rp 750 Juta Namun Gugatan Ditolak PN Kupang
Ditlantas Polda NTT Peduli Petugas Kebersihan, Anak Panti Asuhan, Penggali Kubur Hingga Ojol Lewat Bingkisan HUT Polantas
Kerusakan Mapolres Sumba Barat Mulai Diperbaiki, Polisi Tindak Tegas Pelaku Tindak Kriminal
Sempat Dibawa ke Mako Polres Sumba Barat, Jenazah Residivis Korban Penembakan Dibawa Pulang Keluarga
Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak