Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Wamena
Digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gempa yang bisa dirasakan, pada Senin (02/09) pukul 00.13 WIB.
Baca Juga:
- Wamenhaj dan Wamenag Sepakat Percepat Kelembagaan Kemenhaj, Dukung Langkah Hukum bagi Oknum yang Halangi Proses Peralihan
- Nasib Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Aktivis Kena OTT KPK, Minta Amnesti Kini Dipecat Presiden Prabowo
- Sertifikat K3 Jadi Ajang Pungli, Begini Modus Keji Wamenaker Noel Peras Buruh
Gempa tersebut berlangsung di titik koordinat 4.19 LS dan 138.82 BT. Adapun pusat gempa berada di darat, berjarak 21 km tenggara Jayawijaya, pada kedalaman 18 kilometer (km). Gempa dengan magnitudo 3,6 tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat di Wamena, dalam skala II. Episentrum di darat, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Diketahui, Minggu (1/9) pukul 10.36 WIB, BMKG juga mencatat gempa yang bisa dirasakan oleh masyarakat di wilayah Ruteng, Manggrai, NTT.
Di mana gempa dengan magnitudo 4,1 tersebut terjadi di koordinat 8.18 LS dan 120.8 BT. Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 24 km, berjarak 60 km timur laut Ruteng.
Gempa yang lain berlangsung pada Jumat (30/8) dinihari pukul 02:20 WIB. BMKG mencatat gempa bermagnitudo 2,7 tersebut berasal dari kedalaman 10 km dengan pusat 8 km tenggara Kota Cirebon.
Gempa dengan kekuatan magnitudo kurang dari 5,0 tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Cirebon.
Wamenhaj dan Wamenag Sepakat Percepat Kelembagaan Kemenhaj, Dukung Langkah Hukum bagi Oknum yang Halangi Proses Peralihan
Nasib Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Aktivis Kena OTT KPK, Minta Amnesti Kini Dipecat Presiden Prabowo
Sertifikat K3 Jadi Ajang Pungli, Begini Modus Keji Wamenaker Noel Peras Buruh
BREAKING NEWS: Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Wamenhaj Saudi Kunjungi Daker Makkah, Pelaksanaan Haji 2025 Ada Catatan Tapi Semua Tantangan Berhasil Dimitigasi