Kamis, 05 Maret 2026

Gajah Liar Mengamuk, Sejumlah Warga Nagan Raya Mengungsi

- Sabtu, 24 Agustus 2019 08:00 WIB
Gajah Liar Mengamuk, Sejumlah Warga Nagan Raya Mengungsi

Digtara.com | NAGAN RAYA – Gajah liar mengamuk, warga Desa Blang Lango, kecamatan Seunangan Timur, Nagan Raya, Aceh mengungsi ketempat yang lebih aman. Sedikitnya 40 warga pada Sabtu (24/8) tengah malam terpaksa harus menyelamatkan diri ke desa tetangga setelah kawasan tersebut diamuk gajah sejak beberapa haru terakhir.

Baca Juga:

“benar pak, ada 40 an warga kami yang sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman karena mereka takut gajah liar. Kebun dan lahan seperti kelapa sawit dan tanaman pisang yang dirusak kawanan gajah, total sudah 15 hektar lahan warga rusak.” Kata Kepala Desa Blang Lango Oediyantri.

Jumlah gajah sumatera yang masih berkeliaran hanya 12 ekor, warga sudah berusaha mengusir dengan alat seadanya namun satwa yang dilindungi tersebut terus merusak kebun dan tempat istrahat warga. Saat malam hari gajah memasuki pinggiran pemukiman warga memakan sejumlah tanaman yang ditanam didekat rumah.

“Sejauh ini kami bersyukur karena tidak ada warga yang menjadi korban, akan tetapi harta benda masyarakat menjadi korban, kalau malam hari gajah tidak bisa diprediksi , kadang dia muncul di pinggiran pemukiman kami sangat takut,“ tambah Oediyantri.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan timnya sudah menuju lokasi untuk menggiring gajah liar tersebut, upaya penggiringan dilakukan dengan marcon, namun jika gajah liar tetap belum mau pergi rencananya akan diturunkan gajah jinak dari PLG Saree.

“Kita sudah terima laporan dari warga, tim kita sudah menuju lokasi hari ini, ada sejumlah marcon yang dibawa untuk mengusir kawanan gajah liar itu. Namun jika belum berhasil , kita akan kerahkan gajah Jinak dari PLG Saree dan dibantu Gajah CRU Alue Kuyun, Aceh Barat”. Jelas Sapto.

Gajah Sumatera kerap memasuki kebun dan permukiman warga di Aceh akibat perambahan dan pembukaan lahan yang semakin marak terjadi di Aceh. Sampai saat ini pemerintah Aceh belum memiliki solusi yang konkrit untuk meredam konflik gajah dan manusia di Aceh.[win]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru