Jumat, 13 Maret 2026

Pilkada Medan 2020 Momentum untuk Tumbangkan Politisi Busuk

- Selasa, 06 Agustus 2019 01:02 WIB
Pilkada Medan 2020 Momentum untuk Tumbangkan Politisi Busuk

Digtara.com | MEDAN – Pilkada Medan 2020 merupakan momentum untuk menumbangkan politisi busuk yang meninggalkan janji-janji kampanye. Pilkada Medan kerap hanya menghasilkan penguasa yang alpa. Janji-janji yang terucap saat kampanye tak pernah dijadikan pemicu untuk bertarung demi rakyat. Demikian disampaikan Koordinator Persatuan Anak Nelayan Tradisional Indonesia (PANTAI) Kota Medan, Munial Al Haq.

Baca Juga:

“Selama ini kami kerap dibodohi. Iming-iming kampanye dengan jual-beli suara. Namun Pilkada Medan harus jadi momentum menghilangkan keburukan itu, khususnya pada diri kami sendiri. Paling tidak kami harus berani menolak politik uang,” katanya.

Dia mengatakan Pilkada Medan September 2020 menghasilkan pemimpin yang mengayomi orang-orang yang termarginalkan. “Khususnya perhatian terhadap pendidikan anak-anak nelayan. Selama ini kami sering dipandang sebelah mata,” paparnya.

Dia menerangkan pendidikan dan kesehatan sangat penting bagi tumbuh kembang anak-anak nelayan. “Selama ini sebenarnya program-program itu ada tapi sering kali kami tidak dihadirkan. Ujung-ujungnya kami dibiarkan sendiri mencari keadilan dengan jalan kami sendiri,” jelasnya.

Ketika ditanya soal sosok calon yang diharapkannya terpilih menjadi Walikota Medan, Munial menegaskan belum ada calon yang berlatar kepedulian terhadap anak.

“Kecuali saya mengenal Edy Ikhsan dari kawan-kawan di Medan Utara. Mudah-mudahan Edy Ikhsan mampu membawa keadilan bagi kami anak-anak nelayan nantinya,” sebut Munial.

Saat ini, dirinya bersama sejumlah sahabatnya bergerak mengumpulkan KTP sebagai bentuk dukungan terhadap Edy Ikhsan yang akan maju Pilkada Medan lewat jalur non partai.

“Insha Allah ini terus berjalan,” cetusnya.

Dia berharap nelayan di Medan khususnya kawasan Medan Utara bisa memetik pelajaran berharga dari setiap Pilkada lalu. “Kita jangan lagi mau dibodohi dengan uang. Kita harus menentukan sendiri nasib kita ke depan. Mari kita lawan sebutan bahwa kita ini adalah orang-orang gampangan yang bisa dibeli dengan uang saat Pemilu. Dengan begitu kita bisa maksimal menuntut ketika janji-janji kampanye mereka tidak ditepati,” tegasnya.

Edy Ikhsan diprediksi maju sebagai Calon Walikota Medan 2020-2025 lewat jalur non partai. Dosen Hukum USU itu memang dikenal sebagai aktivis perlindungan anak dan perempuan.

Sejumlah prestasi ditorehkannya di bidang sosial dan akademis. Edy Ikhsan merupakan penerima beasiswa dari Pemerintah Belanda, juga merupakan Delegasi Indonesia dalam World Summit Against Child and Women Trafficking di Viena, Austria. Ayah Puan Maharani ini juga pernah menjadi delegasi Indonesia untuk Children Word Summit di New York, USA.[ana]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diusung 4 Parpol, Bapaslon AYS dan BSA Daftar ke KPU Deli Serdang

Diusung 4 Parpol, Bapaslon AYS dan BSA Daftar ke KPU Deli Serdang

Partai Golkar Terbitkan Rekomendasi kepada 10 Balon Kepala Daerah di Sumut, 9 Pasangan Komplit

Partai Golkar Terbitkan Rekomendasi kepada 10 Balon Kepala Daerah di Sumut, 9 Pasangan Komplit

PAN Beri Rekomendasi ke Bobby Nasution, Syah Afandin: Beliau Sosok yang Pas Pimpin Sumut

PAN Beri Rekomendasi ke Bobby Nasution, Syah Afandin: Beliau Sosok yang Pas Pimpin Sumut

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Komentar
Berita Terbaru