Jumat, 20 Februari 2026

Bebas Bersyarat, Napi Kasus Pembunuhan Cabuli Anak Tiri

Imanuel Lodja - Sabtu, 27 Juli 2019 16:31 WIB
Bebas Bersyarat, Napi Kasus Pembunuhan Cabuli Anak Tiri

digtara.com | KUPANG – Timotius Titi (45), seorang terpidana kasus pembunuhan yang masih berstatus bebas bersyarat, kembali harus berurusan dengan Polisi lantaran dugaan kasus pencabulan.

Baca Juga:

Ironisnya, korban adalah RCS (13), siswi SMP yang tak lain adalah anak tirinya sendiri. Timotius diduga mencabuli korban saat sang istri, Naomi yang tak lain adalah ibu korban, sedang tak berada di rumah.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Mooynafi mengatakan, peristiwa pencabulan itu terjadi di rumah mereka di Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis 25 Juli 2019 kemarin, sekitar pukul 19:00 WIB.

Saat itu, hanya ada tiga orang di dalam rumah. Yakni tersangka pelaku, korban dan kakaknya.

Untuk memuluskan aksinya, tersangka kemudian menyuruh kakak korban untuk pergi ke warung membeli bola lampu.

Begitu kakak korban pergi, pelaku pun memanggil korban masuk ke dalam kamar. Di kamar tersebut, korban sempat dibekap pelaku karena berteriak dan menolak melayani permintaannya.

Pelaku sempat mencabuli korban. Namun ia gagal menyetubuhi korban, lantaran salah seorang tetangga yang mendengar teriakan korban, mendatangi rumah mereka dan memanggil nama korban.

Pelaku yang sadar dengan kedatangan tetangganya pun panik dan melepaskan korban. Korban lalu melarikan diri dan menceritakan apa yang ia alami kepada tetangganya.

“Kasus pencabulan itu kemudian dilaporkan ke kita dan pelaku kita tangkap,”kata Bobby, Sabtu (27/7/2019).

Bobby menyebutkan, dalam kasus itu, pelaku sudah berulang kali mencoba mencabuli korban. Namun ia selalu gagal karena korban selalu menghindar.

“Baru kemarin itu lah dia berhasil. Itu pun karena tak ada orang di rumah,”sebutnya.

Dalam kasus itu, kata Robby, mereka telah meminta keterangan dari korban. Mereka juga sudah meminta korban untuk membuat visum.

Sementara pelaku, sudah diperiksa dan kini ditahan di Mapolres Kupang Kota. Dia akan dijerat dengan Pasal 82 ayat (2) pada Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 jo Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku kita tahan,”tegasnya.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Satu Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Belu Belum Penuhi Panggilan, Polisi Layangkan Panggilan Kedua

Satu Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Belu Belum Penuhi Panggilan, Polisi Layangkan Panggilan Kedua

Diancam Dibunuh dan Dibuang ke Laut, Remaja 13 Tahun di Kupang Dicabuli Dua Pria di Lokasi Wisata

Diancam Dibunuh dan Dibuang ke Laut, Remaja 13 Tahun di Kupang Dicabuli Dua Pria di Lokasi Wisata

Propam Polda Ambil Alih Penanganan Kasus Dugaan Cabul Anggota Polri Terhadap Anak Tiri

Propam Polda Ambil Alih Penanganan Kasus Dugaan Cabul Anggota Polri Terhadap Anak Tiri

Kasus Pencabulan Lansia di Lembata Naik Sidik, Polisi Segera Tahan Tersangka

Kasus Pencabulan Lansia di Lembata Naik Sidik, Polisi Segera Tahan Tersangka

Balita di Manggarai Barat-NTT Jadi Korban Pencabulan Kerabatnya

Balita di Manggarai Barat-NTT Jadi Korban Pencabulan Kerabatnya

Bertahun-tahun, Dua Remaja Putri di Lembata-NTT Jadi Korban Pencabulan Lansia

Bertahun-tahun, Dua Remaja Putri di Lembata-NTT Jadi Korban Pencabulan Lansia

Komentar
Berita Terbaru