Senin, 04 Maret 2024

Beginilah Cara Berlindung dari Letusan Gunung Api

- Sabtu, 27 Juli 2019 04:05 WIB
Beginilah Cara Berlindung dari Letusan Gunung Api

Digtara.com | JAKARTA – Soal bencana alam dapat terjadi tidak satu pun dapat orang memperkirakannya, termasuk meletusnya Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat, pada Jumat, 26 Juli 2019 sore hari.

Baca Juga:

Meski situasi tersebut tidak Anda alami, bukan berarti Anda tidak dapat mempersiapkan apa saja yang harus dilakukan ketika bencana tersebut datang.

Tips Keamanan

– Sebisa mungkin, jauhi lokasi gunung berapi aktif.

– Jika Anda tinggal di dekat gunung berapi aktif, simpan kacamata dan masker di kotak darurat, bersama dengan senter dan radio yang dioperasikan dengan baterai.

– Ketahui rute evakuasi dan simpan bensin di mobil Anda.

– Ikuti evakuasi seperti yang direkomendasikan oleh pihak berwenang untuk menghindari lava, aliran lumpur, dan batu terbang dan puing-puing.

– Hindari daerah sungai dan daerah dataran rendah.

– Sebelum Anda meninggalkan rumah, kenakan baju lengan panjang dan celana panjang serta gunakan kacamata, bukan lensa kontak. Pakai masker darurat atau pegang kain lembap di wajah Anda.

– Jika Anda tidak melakukan evakuasi, tutuplah jendela dan pintu serta blok cerobong asap dan ventilasi lainnya, untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah.

– Ketahuilah bahwa abu dapat menambah berat pada atap Anda dan perlu disapu. Pakailah perlindungan saat membersihkannya.

– Abu dapat merusak mesin dan bagian logam, jadi hindari mengemudi. Jika Anda harus mengemudi, gunakan kecepatan di bawah 56 mil (56 kilometer) per jam.

Untuk diketahui, Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat, meletus, Jumat, 26 Juli 2019 pukul 15:48 WIB. Tinggi kolom abu yang teramati ± 200 m di atas puncak (± 2.284 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi ± 5 menit 30 detik.

Saat ini, Gunung Tangkuban Perahu berada pada status level I (normal) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar gunung tersebut, termasuk pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar Kawah Ratu dan Kawah Upas.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru