Selasa, 23 Juli 2024

Nama Iwan Bule Muncul dalam Kasus Novel Baswedan

- Kamis, 18 Juli 2019 07:06 WIB
Nama Iwan Bule Muncul dalam Kasus Novel Baswedan

Digtara.com | JAKARTA – Terkait kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan munculnya nama Komjen Mochamad Iriawan yang dalam kasus yang sudah dua tahun lebih belum terungkap ini. Demikian dikatakan anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Hendardi.

Baca Juga:

Menurutnya pihaknya mendatangi Iriawan untuk sekedar berbincang-bincang terkait kasus Novel. Pasalnya, Iriawan masih menjabat Kapolda Metro Jaya saat peristiwa itu terjadi.

“Menyangkut Pak Iriawan, ada penggiringan opini tentang keterlibatan elite. Kami tidak akan membenarkan yang tidak benar, tidak bisa dipaksa (membenarkan) si A pelaku, si Jenderal B otak daripada penyerangan,” kata Hendardi di Jakarta, Rabu, (17/7/2019).

Dia mengatakan, pihaknya tak menyebutkan ada keterlibatan pria yang dikenal dengan panggilan Iwan Bule itu dalam kasus Novel. Klarifikasi yang dilakukan pada Iriawan hanya untuk menanyakan hubungan yang terjalin antara Iwan dan Novel.

“Yang berkaitan berhubungan di Polda Metro Jaya karena yang bersangkutan (Novel) diperkenalkan seseorang kepada Pak Iriawan, wajar saja, pertemuan biasa saja,” katanya.

Dia menegaskan, setiap pertemuan yang dilakukan Novel dan Iriawan selalu ada saksi. Dan pihaknya telah memeriksa saksi yang mengetahui soal pertemuan mereka.

Sementara anggota TGPF lainnya yaitu Ifdhal Kasim mengatakan, dirinya pernah menyambangi Novel di KPK sekedar berbincang-bincang terkait kasusnya. Saat pertemuan itu, Novel pun mengklarifikasi pernyataannya yang menyebutkan jika Iriawan pernah menyampaikan jika ada orang yang sedang mengawasinya.

Menurut Ifdhal, pernyataan itu justru disampaikan Novel kepada Iriawan

Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal menambahkan, hubungan Novel dan Iriawan adalah senior dan junior di kepolisian. Pertemuan yang dilakukan keduanya pun merupakan hal yang wajar terjadi.

“Ada pertanyaan, informasi tidak tahu dari mana Pak Komjen Iriawan waktu itu ngobrol dengan Pak Novel Baswedan itu biasa di dalam hubungan senior junior, Pak Novel juga mantan polisi, junior kami,” ujarnya.

Sebelumnya, TGPF menyampaikan rekomendasi kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Namun, tim pencari fakta telah gagal mengungkapkan siapa dalang dibalik penyiraman Novel.

Investigasi enam bulan yang dilakukan hanya memaparkan tentang enam kasus high profile yang kemungkinan berkaitan dengan kasus penyiraman Novel. Tujuan penyiraman hanya untuk membuat Novel menderita dan kesulitan-kesulitan mencari fakta di lapangan.

Hasil rekomendasi itu pun nanti akan ditindaklanjuti oleh tim tekhnis yang dipimpin oleh Kabareskrim Mabes Polri Komjen Idham Azis.[viva]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Tangkap Bos Judi Online, Omzet Ditaksir Capai Rp 30 Miliar

Polisi Tangkap Bos Judi Online, Omzet Ditaksir Capai Rp 30 Miliar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Komentar
Berita Terbaru