Kantor BMKG dan Rumah Ibadah di Bali Rusak Digunjang Gempa
JAKARTA – Pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 yang menguncang Bali nyaris meluluhlantakkan rumah ibadah dan turut merusak Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Bali.
Baca Juga:
“Kantor BMKG Wilayah III, genting berjatuhan, dan kaca pecah. Genting Alfamart berjatuhan dan sebuah rumah di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pelanggaran, Banyuwangi. Tembok rumah roboh,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono ketika dikonfirmasi Selasa (16/7/2019).
Tidak hanya perkantoran, gempa Bali juga memberikan dampak ke banguan rumah ibadah.
“Pura Pemkot Denpasar di taman kota, Candi Bentar, rusak dan pintu masuk Nusa Dua (Candi Bentar) patah bagian atas, rusak runtuh,” terangnya.
Selanjutnya, dampak gempa tersebut juga menghancurkan sejumlah sekolah yang ada di Bali.
“SD Ingatan Badung, tembok retak. SMP 2 Kuta Selatan genting berjatuhan, SDN 1 Kutuh, Kuta Selatan, genting berjatuhan,” paparnya.
Hingga kini belum ada laporan resmi terkait apakah ada korban dari gempa tersebut. Begitu juga apakah ada evakuasi siswa yang ada berada di dalam kelas saat gempa terjadi.
Sebagaimana diberitakan, lokasi gempa bermagnitudo 5,8 itu berada di titik koordinat 9,11 lintang selatan dan 114,54 bujur timur. Jarak gempa berada di 83 kilometer barat daya Nusa Dua, Bali. Kedalamannya mencapai 68 km.
BMKG menegaskan gempa di Nusa Dua ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Masyarakat pun diimbau tetap tenang serta tidak memercayai informasi yang belum diketahui kebenarannya.[oke]
Tim SAR Kerahkan Tambahan Tenaga Kesehatan Perkuat Layanan Kesehatan di Manggarai Timur
Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay
19 Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Gempa, Posko Kemanusiaan Dibangun Depan Mapolres
100 Paket Bansos Kapolda NTT Disalurkan Polres Ende Bagi Korban Gempa di Kecamatan Nangapanda
Update Terkini Gempa Flores: 48 Meninggal Dunia Dan 64 Orang Terluka