Polisi: Pelaku Bom Bunuh Diri Pospam Kartosuro Belum Tahu Terlibat Suatu Jaringan
Digtara.com | SUKOHARJO – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel belum bisa menentukan korban sekaligus terduga pelaku percobaan bom bunuh diri di Pospam Tugu Kartosuro terlibat suatu jaringan.
Baca Juga:
Menurut Kapolda, pihaknya masih mengembangkan hasil olah tempat kejadian perkara untuk menjadi dasar pijakan mengungkap jaringan terduga pelaku bom bunuh diri ini.
“Kami sedang mengembangkan jaringan pelaku. Jadi kami belum bisa menyebutkan pelaku ikut dalam jaringan apa,” ungkap Kapolda di lokasi ledakan,.
Sayangnya, Kapolda enggan menjelaskan apakah salah satu rumah dalam radius 3 KM dari lokasi kejadian yang tengah dilakukan penyisiran itu kediaman dari korban yang juga terduga pelaku percobaan bom bunuh diri.
“Masih kita kembang ya,”jawabnya singkat.
Menyangkut keamanan pasca ledakan pospam tugu Kartosuro ini, Kapolda menjamin bila Jawa Tengah masih dalam keadaan aman terkendali.
“Antisipasi sudah kami lakukan. Kami juga sudah menerapkan maksimum security di Jawa Tengah ini. Termasuk tempat-tempat penjagaan pun kami tingkatkan,”terangnya.
Seperti diketahui aksi percobaan bom bunuh diri dilakukan oleh seseorang yang tak dikenal di Pospam Kartosuro tepatnya di simpang tugu Kartosuro.
Untungnya, dalam aksi percobaan bom bunuh diri yang dilakukan di pospam Kartosuro tidak ada aparat kepolisian yang terluka.
Sedangkan pelaku percobaan bom bunuh diri yang dilakukan sekira jam 22.50 WIB dikabarkan masih hidup. Meskipun kondisi tubuh pelaku sendiri sudah terluka.
Densus 88 Anti Teror Sosialisasikan Pencegahan Intoleransi dan Terorisme kepada Pelajar
BNPT Geos to Campus. Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono: Penyebaran Paham Radikal Dominan Lewat Digital
Ketua FKPT NTT Ajak Masyarakat Pertebal Rasa Cinta Pada NKRI
Jaga Toleransi Dan Tingkatkan Kewaspadaan Jadi Kunci Tangkal Terorisme
Warga Malaka Diminta Waspadai Terorisme Melalui Kearifan Lokal