Sampah Menumpuk di Panyabungan, Ini Kata Kadis Lingkungan Hidup
digtara.com | MADINA – Sudah tiga hari terakhir ini, sampah menumpuk di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, pasalnya petugas dinas Lingkungan Hidup tidak beroperasi.
Baca Juga:
Akibat banyaknya tumpukan sampah di sepanjang jalan protokol, membuat kalangan masyarakat di Madina protes terhadap kinerja pemerintah yang belum bisa mengelola sampah dengan baik.
Banyaknya tumpukan sampah di setiap sudut kota Panyabungan, mengakibatkan merusak keindahan kota Panyabungan dan merusak populasi udara karena aroma tak sedap menguap.
Menanggapi hal tersebut, Kepala dinas Lingkungan Hidup Madina, Kasmir, S.Pd, MM mengatakan sampah yang menumpuk tersebut karena kesadaran masyarakat masih kurang, meski pihaknya telah beberapa kali melakukan sosialisasi di tengah-tangah masyarakat.
“Di mana 3 armada pengangkut sampah 3 hari belakang ini rusak, sehingga petugas hanya beroperasi 3 armada yang secara bergantian mengangkut sampah,” katanya.
Dia menegaskan dengan banyaknya sampah di sepanjang jalan protokol tersebut, pihaknya segera mengangkut sampah yang berserakan di badan jalan.
“Diharapkan kepada masyarakat untuk kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, sehingga tidak merusak tata kota panyabungan yang indah,” ungkap Kasmir.(Ag)
Sarif Kakung Minta Penanganan Sampah Dilakukan Secara Masif, Komprehensif, dan Kolaboratif
Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah: Sistem Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional Harus Diperkuat
Akhir 2025, Pabrik Pengolahan Sampah Senilai 200 Juta USD Bakal Dibangun di Jawa Tengah
Kwarcab Kota Semarang Datangi Anggota DPD RI Abdul Kholik, Siap Kolaborasi Tangani Sampah dan Lingkungan
Desain Ikan dan Larva Terobosan Kapolda NTT Jadi Pilot Project Pengolahan Sampah dan Budidaya Ikan di NTT