ID Card Wartawan di Tahan Pihak RSU Panyabungan, Ada Apa Ya?
Digtara|Madina- Kesalahpahaman kembali terjadi antara petugas Rumah Sakit Daerah Panyabungan dengan Wartawan, Saat salah satu wartawan yang bernama Fahrizal Sabdah sedang ngopi halaman rumah sakit.
Baca Juga:
Seorang ibu sebut saja nama Fatimah bersama anaknya sedang membutuhkan pertolongan medis. Namun, petugas rumah sakit mengharuskan membayar obat sebesar Rp.600 ribu, namun ibu tersebut tidak memiliki uang sebanyak yang di minta pihak rumah sakit.
Fatimah yang datang ke rumah sakit karena ingin memdapatkan pertolongan pertama kepada anaknya terjatuh dikamar mandi mengalami luka dibagian tubuhnya.
Setelah di berikan pertolongan oleh dokter diruangan UGD, kemudian Dokter membutuhkan obat untuk pasien.
Karena tidak mempunyai uang dan hanya menghandalkan Kartu BPJS-nya, Fatimah kebingungan. Sebab, saat mengambil obat, dokter menyarankan agar kartu BPJS Itu saja sebagai jaminan. Mengingat obatnya sangat dibutuhkan pasien untuk penanganan yang serius.
Dengan raut muka sedih, lalu saya dekati. Ternyata ibu tersebut tidak membawa uang untuk menebus obat. Akhirnya saya berusaha untuk melobi pihak rumah sakit,” ungkap wartawan kepada sejumlah media.
Akibat tidak menemukan titik terang. Rizal rela surat tugas dan Id Card ditahan oleh petugas farmasi, untuk sebagai jaminan obat yang di butuhkan sang anak yang sedang di rawat tim dokter.(Ag)
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur