Korban Banjir Bandang Sentani Berjumlah 112 Orang dan 94 Hilang
digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan korban tewas akibat banjir bandang Sentani, Papua, mencapai 112 orang per Jumat (22/3). Sementara itu, masih ada 94 orang yang dinyatakan hilang hingga saat ini.
Baca Juga:
“Dampak korban jiwa 112 orang meninggal dunia, Kabupaten Jayapura 105 orang dan Kota Jayapura 7 orang. Lalu 94 orang hilang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu(23/3/2019).
Kata dia, jumlah korban luka-luka hingga saat ini mencapai 915 orang. Menurut dia, 107 orang di antaranya mengalami luka berat. “107 orang luka berat, 808 orang luka ringan,” katanya.
Hingga saat ini, kata Sutopo, jumlah pengungsi mencapai 11.556 jiwa dari 3.011 kepala keluarga yang tersebar di 28 titik pengungsian. Sutopo juga menyebut banjir bandang Sentani membuat sejumlah bangunan rusak berat antara lain 375 rumah, empat jembatan, lima tempat ibadah, delapan sekolah, 104 rumah toko, dan satu pasar.
Pemprov Sumut Anggarkan Rp430 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor
HUT Ke 75, Polairud Polda NTT Gelar Sholat Gaib Dan Doa Bersama Untuk Korban Bencana Sumatera
Update Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang hingga 30 November 2025
Tangani Dampak Gempa, Pemkab Kupang Dapat Rp 250 Juta dari BNPB
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat