Minggu, 03 Mei 2026

Kemelut China dan AS di Laut China Selatan Makin Memanas

Arie - Minggu, 05 Juli 2020 14:16 WIB
Kemelut China dan AS di Laut China Selatan Makin Memanas

digtara.com – Perseteruan antara Amerika Serikat (AS) dan China di Laut China Selatan menuai perhatian dunia beberapa waktu belakangan. Salah satunya memunculkan pertanyaan apakah akan terjadi perang terbuka di Laut China Selatan (LCS)?

Baca Juga:

Pengamat Militer & Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie berpandangan sejauh ini tidak ada potensi perang terbuka dengan China di area tersebut.

“Kemungkinan terjadinya perang Amerika dan China di situ walaupun akhir-akhir ini semakin ramai saya kira tidak akan terjadi. Maksud saya open war tidak akan terjadi sekarang mengingat apa yang sedang terjadi di AS,” katanya kepada CNBC Indonesia, Minggu, (05/07/2020).

Ia mengatakan Indonesia dituntut untuk mengamankan kepentingan juga di laut Cina Selatan. Alasannya karena Laut China Selatan berinteraksi dengan Selat Malaka.

“Kalau dilihat dari kekuatan, Indonesia misalnya kenapa menjadi penting menempatkan ulang dan mengatur strategi ulang tentang kekuatan kita. Kita nggak mungkin perang khusus dengan China di area sana so far. Karena China tidak mungkin seagresif itu dengan kita,” ungkapnya.

Membangun Militer

Hal yang perlu dibicarakan adalah membangun militer dan keseimbangan kawasan khususnya di Natuna.

Sebelumnya, Juru Bicara Menteri Pertahanan RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo, yaitu Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan sikap Prabowo terkait perseteruan Amerika Serikat (AS) dan China di Laut China Selatan yang menuai perhatian dunia beberapa waktu belakangan.

Dalam sebuah webinar, Kamis (18/6/2020), Dahnil mengawali paparan dengan mengutip Thucydides. Sejarawan Yunani Kuno itu menyatakan perang terjadi ketika ada rising star dan ruling power. Dalam konteks sekarang, China adalah rising star, sedangkan AS merupakan ruling power.

“Nah di sinilah kenapa kemudian Thucydides Trap, teori itu menjadi terkontekstualisasi karena dalam sejarah memang ketika ada rising star, itu the ruling power itu pasti merasa terganggu. Maka bisa nggak kali ini AS dan China itu tidak terjebak pada Thucydides Trap,” kata Dahnil.

“Dan semuanya tentu kita berharap Thucydides Trap ini tidak terjadi dalam konteks antara Amerika dan China. Ada pertarungan terbuka, ini masih panas dinginlah, masih perang dingin begitu, masih gertak-gertakan sana sini, tapi tentu kita tidak berharap itu kemudian terjadi perang sesungguhnya seperti yang diramalkan Thucydides,” katanya lagi.

 

Kemelut China dan AS di Laut China Selatan Makin Memanas

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
TNI
Berita Terkait
Dua Perwira Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Dapat Potongan Masa Hukuman

Dua Perwira Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Dapat Potongan Masa Hukuman

Debt Collector Rampas Mobil di Medan, Istri Anggota TNI Terluka dan Pelaku Diamuk Massa

Debt Collector Rampas Mobil di Medan, Istri Anggota TNI Terluka dan Pelaku Diamuk Massa

TNI Bangun Jembatan Baru di Nias Utara, Akses Warga Desa Lolona’a Kembali Lancar

TNI Bangun Jembatan Baru di Nias Utara, Akses Warga Desa Lolona’a Kembali Lancar

DPO Kasus Pemerkosaan Lulus TNI AD, Dijemput Anggota Polres Flores Timur di Kabupaten Sikka

DPO Kasus Pemerkosaan Lulus TNI AD, Dijemput Anggota Polres Flores Timur di Kabupaten Sikka

Warga Dua Desa di Flores Timur Bentrok Masalah Tanah, Polisi dan TNI Siaga di Lokasi

Warga Dua Desa di Flores Timur Bentrok Masalah Tanah, Polisi dan TNI Siaga di Lokasi

Jenazah Purnawirawan TNI AD Dipulangkan ke Timor Leste

Jenazah Purnawirawan TNI AD Dipulangkan ke Timor Leste

Komentar
Berita Terbaru