Minggu, 01 Maret 2026

Tok! Punya Anak dari 2 Perempuan dan Tinggalkan Tugas, Anggota Polres Sabu Raijua Dipecat

Imanuel Lodja - Sabtu, 13 November 2021 00:11 WIB
Tok! Punya Anak dari 2 Perempuan dan Tinggalkan Tugas, Anggota Polres Sabu Raijua Dipecat

digtara.com – Bripda Fajar Pratama Bait (27), anggota Polres Sabu Raijua, NTT mendapat hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat dari dinas kepolisian.

Baca Juga:

Ia meninggalkan tugas lebih dari 30 hari tanpa alasan yang jelas.

Ia juga dilaporkan menelantarkan anak dan istrinya. Kemudian memiliki anak dari perempuan lain.

Sidang putusan PTDH dilakukan lewat sidang kode etik di Polda NTT Kamis (11/11/2021).

“Benar, putusannya PTDH,” ujar Kabid Propam Polda NTT Kombes Pol Dominicus Savio Yempormase saat dikonfirmasi, Sabtu (13/11/2021).

Putusan ini keluar setelah beberapa kali digelar sidang di Bid Propam Polda NTT.

Kapolres Sabu Raijua, AKBP Jakob Seubelan, SH mengaku sudah mendapat kabar mengenai putusan tersebut namun masih menunggu keputusan resmi dari Polda NTT.

“Putusannya PTDH, kita tunggu keputusan lebih lanjut,” ujarnya Sabtu (13/11/2021).

Fajar sempat nikah dinas dan melakukan acara pinangan dengan Retno Wakidjo, seorang perawat di sebuah Puskesmas di Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Dari hubungan mereka, Bripda Fajar dan Retno dikaruniai dua orang anak. Namun pernikahan dinas yang berlangsung pada 10 Oktober 2015 dan acara peminangan 4 Desember 2015 tidak dilanjutkan dengan pernikahan secara agama dan hukum.

Bripda Fajar pun pindah tugas ke Polda NTT pada awal tahun 2019 dan pindah lagi ke Polres Sabu Raijua sejak awal 2020.

Di Kabupaten Sabu Raijua, Bripda Fajar malah menjalin hubungan dengan Winny Kido, seorang PNS di Pemkab Sabu Raijua.
Winny pun hamil dan sudah melahirkan. Saat ini Winny dan Fajar sudah memiliki seorang anak laki-laki berusia 1 bulan.

Retno Wakidjo pun harus menderita. Ia kehilangan pekerjaan sebagai perawat dan statusnya saat ini tidak jelas karena tidak kunjung dinikahi.

Retno pun bersurat ke Kapolda NTT dan mengadukan Bripda Fajar ke Polda NTT agar ada kepastian soal status dirinya.

“Bripda Fajar sudah tidak mau nikahi saya. Alasannya dia bilang sudah tidak ada rasa cinta lagi dan dia lebih memilih perempuan yang di Sabu Raijua,” ujar Retno saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021).

Ia mengaku awalnya ia berkenalan dengan Bripda Fajar yang saat itu bertugas di Polres Rote Ndao dan kemudian pacaran.

Karena sudah serius maka mereka menikah dinas melalui sidang BP4R di Polres Rote Ndao pada 10 Oktober 2015 dan dilanjutkan dengan acara peminangan pada 4 Desember 2015.

Tak Kunjung Nikah Resmi

Rencananya mereka akan menikah pada akhir bulan Desember 2015 atau awal tahun 2016 sehingga sudah melakukan pre wedding.

Walau belum menikah sah, mereka sudah tinggal bersama dan memiliki dua orang anak. Janji menikah tinggal janji karena Bripda Fajar tidak pernah menepati janjinya hingga pindah tugas pada tahun 2019 ke Polda NTT.

Sebagai calon istri, Retno pun memilih tidak lagi bekerja sebagai perawat karena mengasuh dua orang anaknya dan ikut Bripda Fajar ke Kupang dan mengelola beberapa bisnis kecil-kecilan.

Pada awal tahun 2020, Bripda Fajar pindah tugas ke Polres Sabu Raijua. Karena ada usaha di Kupang maka Retno pun tinggal di Kupang dan tinggal dengan orang tua Bripda Fajar.

“Awal-awal dia tugas ke Sabu Raijua, dia masih menafkahi saya dan kirim uang bulanan,” tandas Retno.

Namun sejak bulan Juni 2020, Bripda Fajar tidak lagi mengirim uang bulanan. Retno curiga kalau sejak saat itu, Bripda Fajar sudah menjalin hubungan dengan Winny Kido yang juga Protokol di kantor bupati Kabupaten Rote Ndao.

Dugaannya benar karena Bripda Fajar tidak pernah berkabar bahkan nomor handphone Retno diblokir sehingga Retno sulit menghubungi. Retno juga sudah mendapat kabar kalau Bripda Fajar sudah menjalin hubungan dengan Winny.

Retno mencoba mengirim pesan DM ke Winny dan menyatakan kalau ia adalah calon istri Bripda Fajar. Namun ia malah mendapat caci maki dan hinaan serta Winny enggan putus dengan Bripda Fajar. Winny malah menanyakan surat/akte nikah sah antara Bripda Fajar dan Retno.

Retno tidak bisa menunjukkan karena keduanya belum menikah dan ia hanya memiliki dokumen sidang BP4R.

Bulan Oktober 2020, Retno bersurat ke Kapolda NTT mengadukan nasibnya dan perbuatan Bripda Fajar.

Mereka sempat dipertemukan di Provost Polda NTT dan saat itu dimediasi oleh Kompol Marthen Kana.

Kepada Provost Polda, Bripda Fajar bersikeras enggan melanjutkan hubungan dengan Retno karena sudah tidak ada rasa cintanya.

Bripda Fajar kemudian meminta anak sulung mereka perempuan untuk ikut dan hingga saat ini tinggal bersama orang tua Bripda Fajar di Takari, Kabupaten Kupang.

“Anak saya yang perempuan sudah diambil dan dibaptis oleh orang tua Bripda Fajar tanpa sepengetahuan saya sebagai ibunya. Saat ini saya merawat anak kedua saya yang laki-laki,” ujar Retno.

Dari Polda NTT, Retno mendapat surat balasan atas laporannya. Surat dikeluarkan Itwasda Polda NTT nomor B/1564/X/Was.2.4./2020/Itwasda yang ditanda tangani Irwasda Polda NTT, Kombes Pol Tavip Yulianto.

Pada point (e) surat tersebut disebutkan bahwa Bripda Fajar Pratama Bait melanggar kode etik profesi Polri dan Bripda Fajar pun tidak bertanggung jawab secara agama dan hukum. Bripda Fajar direkomendasikan untuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Sabu Raijua Tenggelam dan Meninggal Saat Memancing

Warga Sabu Raijua Tenggelam dan Meninggal Saat Memancing

Kapolsek Sabu Barat dan Jajaran Bantu Duda Penyandang Tuna Netra

Kapolsek Sabu Barat dan Jajaran Bantu Duda Penyandang Tuna Netra

Sering Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sering Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Diduga Masalah Asmara, Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Diduga Masalah Asmara, Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Dua Remaja di Sabu Raijua Terlibat Aksi Tinju Bebas

Dua Remaja di Sabu Raijua Terlibat Aksi Tinju Bebas

Orang Tua Cari BBM, Remaja di Sabu Raijua Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kandang Babi

Orang Tua Cari BBM, Remaja di Sabu Raijua Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kandang Babi

Komentar
Berita Terbaru