Kisah Pasutri di Medan Produksi Kopi Bercampur Ekstasi dan Hadirkan ‘Minimarket’ Narkoba

Selasa, 14 September 2021 14:10
mag-03
Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Medan memproduksi dan menjual ekstasi dalam kemasan kopi.

digtara.com – Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Medan sudah beroperasi layaknya UMKM kreatif. Keduanya memproduksi dan menjual kopi bercampur ekstasi. Selain itu, bak minimarket Narkoba, mereka menyediakan beragam jenis Narkotika siap edar.

Modus penjualan narkoba ini diungkap Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko saat konferensi pers terkait tindak pidana narkotika dan psikotropika, Selasa (14/09/2021).

Penangkapan terhadap Pasutri berinsial J (30 dan MC (25) dilakukan pada 3 September di Jalan Budi Kemenangan.

“Dari pelaku ini petugas berhasil menyita barang bukti 214 pil ekstasi dan peralatan home industri,” ungkap Kombes Riko.

Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat bahwa yang bersangkutan dicurigai sering melayani transaksi dan memproduksi narkoba di rumahnya.

Saat digeledah, ternyata betul yang bersangkutan sedang ada di dalam rumah. Terdapat satu meja khusus untuk memproduksi narkoba.

Pasangan suami istri ini membuat atau memproduksi narkotika dan psikotropika.

“Mereka membeli ekstasi yang menurut pengakuannya tidak laku di tempat-tempat hiburan lalu mengemasnya kembali dalam bentuk kopi,” ucap Riko.

Kedua tersangka mengaku cara berjualan ini paling laku. Riko pun mengungkapkan proses pembuatan yang dilakukan oleh tersangka.

“Tersangka membuat kopi dicampur dengan ekstasi yang sudah di blender. Kemudian dipress lagi dalam kemasan,” ucapnya lagi.

MC berperan membantu mengepak atau mempres produksi ini. Termasuk yang mengantarkan barang transaksi di tempat-tempat penjualan.

Bak Minimarket Narkoba

Laman: 1 2

Berita Terkait