Jokowi-Ma’ruf Siap Ikuti Tes Baca Alquran

Senin, 31 Desember 2018 10:13

digtara.com | JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menegaskan pasangan calon yang diusungnya siap mengikuti tes baca Alquran sebagaimana diusulkan Dewan Ikatan DAI Aceh. Namun demikian, kesiapan petahana tersebut bukan berarti ingin menarik persoalan agama ke dalam spektrum politik.

“Bagi kami permintaan itu akan kami penuhi semata-mata karena memenuhi keinginan rakyat Aceh yang sangat Islami dan menjunjung tinggi calon pemimpinnya yang seharusnya memiliki kemampuan membaca kitab sucinya,” kata Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily seperti dilansir okezone, Senin (31/12/2018).

Ketua DPP Golkar itu menuturkan, kesiapan tes baca Alquran ini menunjukkan bahwa Jokowi-Ma’ruf memiliki kemampuan relijius sebagai preferensi dalam memilih calon pemimpin. “Namun demikian, bukan berarti kami ingin menarik ranah agama ke dalam spektrum politik Pilpres,” imbuh Ace.

“Kan selama ini ada pihak-pihak yang selalu menyeret kemampuan relijius seseorang dalam politik. Bahkan ada yang selalu mengkampanyekannya di tempat-tempat ibadah, memakai ijtima ulama dan lain-lain. Kita buktikan. Sekalipun demikian, kami tetap sangat siap dengan debat program, gagasan, visi misi, dan rekam jejak,” sambung dia.

Diwartakan sebelumnya, Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sodik Mudjahid menilai tes baca tulis Alquran tak perlu dilakukan oleh kedua paslon capres-cawapres. Menurut BPN, yang lebih penting ialah pengamalan nilai kitab suci dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dewan Ikatan DAI Aceh mengusulkan adanya tes baca Alquran bagi kedua paslon. Mereka mengundang Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga untuk hadir baca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019.

Usulan dari Dewan Ikatan DAI Aceh tersebut bertujuan untuk mengakhiri polemik keislaman Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, tes Alquran juga dinilai untuk meminimalkan politik identitas yang sudah terlanjur dilakukan oleh pendukung kedua pasangan calon.

Berita Terkait