Ribuan Butir Ekstasi Jenis Baru Dan Puluhan Paket Sabu Mengancam Warga Sumut
Digtara.com | MEDAN – Sepuluh ribu butir ekstasi jenis baru dan 55 paket sabu diselundupkan dari Malaysia ke Sumatera Utara melalui Provinsi Aceh. Barang bukti bersama tersangka AY warga Aceh diamankan di Kualasimpang saat menumpangi bus Sempati Air oleh tim Ditresnarkoba Polda Sumut.
Baca Juga:
Ekstasi yang ditemukan berbeda dengan ekstasi yang biasa beredar di masyarakat karena mengandung Parametoksi Met Ampetamin (PMMA). Untuk mengujinya, dibutuhkan alat khusus yang ada di Laboratorium Forensik Cabang Medan. Sebab, alat yang biasa digunakan Ditresnarkoba Polda Sumut di lapangan tak mampu mendeteksi zat yang terkandung di pil tersebut apakah mengandung ampetamin atau tidak, Rabu (20/2/2019).
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya menyampaikan ekstasi yang digagalkan ini merupakan jenis baru dan baru ini ditemukan oleh petugas. Dari pemeriksaan sementara, tersangka AY sudah tiga kali menyelundupkan barang berbahaya tersebut dan yang terakhir berhasil diendus dan digagalkan.
“Tersangka AY ditangkap bersama barang bukti. Untuk ekstasi merupakan jenis baru yang efeknya pasti lebih berbahaya bagi tubuh. Zat yang terkandung yakni PMMA,” katanya.
Zat PMMA sendiri tercatat pada UU Narkoba No 35 Tahun 2009 halaman 81 di lembaran negara yang masuk pada golongan satu.
Agus menjelaskan karena melakukan perlawanan, tersangka AY dilumpukan petugas dengan tindakan tegas dan terukur (timah panas). Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan internasional peredaran narkoba tersebut dan tersangka ditahan di sel Polda Sumut.
“Jadi mohon doanya semuanya, semoga bisa terungkap hingga ke akarnya,” ucapnya.
Dari informasi yang dihimpun dari Tim Labfor Cabang Medan yang menaungi wilayah Polda Aceh, Sumut, Riau, Kepri dan Sumbar, ekstasi jenis baru ini baru ditemukan di Polda Sumut.
Ekstasi jenis PMMA ini saat diteteskan zat penguji langsung berubah menjadi warna hitam.
Berdasarkan pengamatan Digtara.com sebelum memastikan barang bukti tersebut narkoba jenis sabu dan ekatasi, dilakukan uji dengan alat oleh tim Labfor Cabang Medan. (Put).
Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas
Judi Merajalela di Binjai, FPMSU Desak Kapolda Sumut Copot Kasat Reskrim Polres Binjai
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional
AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina, Bawa Pengalaman Kortastipidkor Polri
Kenaikan Pangkat Brimob Polda Sumut di Tengah Misi Kemanusiaan, Digelar Sederhana di Lokasi Bencana