Kamis, 19 Maret 2026

Cerita Bilal Mayit di Medan Dari Digaji 10 Ribu Hingga Cium Dubur Mayat

Redaksi - Minggu, 02 Agustus 2020 07:02 WIB
Cerita Bilal Mayit di Medan Dari Digaji 10 Ribu Hingga Cium Dubur Mayat

digtara.com – Bilal mayit salah satu profesi yang tidak dicari tapi dibutuhkan pada saat ada orang yang meninggal dunia, khususnya yang beragama islam. Begitu kira-kira bincang-bincang dari Pusman (45) ketua Bilal Mayit Kota Medan dengan digtara.com.

Baca Juga:

Ditemani istri tercinta, Hariyati, ketika berkunjung ke studio digtara tv di komplek Taman Setia Budi Indah, Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Sunggal, menceritakan suka duka menjadi seorang bilal mayit.

Sudah dua tahun menggeluti profesi ini, namun sangat disayangkan pekerjaan semulia itu tidak begitu mendapat apresiasi dari pemerintah. Jerih payah beliau hanya digaji 300 ribu rupiah perbulan atau 10 ribu perhari itupun dipotong pajak. Itupun baru bisa diambil per 4 bulan sekali.

“Sedih sebenarnya, dah kecil dipotong pajak lagi. Tapi ini panggilan hati dan tidak banyak orang mau melakukannya,” kata Pusman.

Membantu sesama adalah kewajiban dan Pusman sangat menikmatinya.

Pusman menceritakan banyak temannya yang memilih mundur menjadi bilal mayit. Namun Pusman tetap komitmen dan akan menjalankan profesi ini sampai akhir hidupnya. Sementara itu istri tercinta, anak dan pihak keluarga juga sangat mendukung.

Menjadi seorang bilal mayit bukanlah hal mudah. Karena pekerjaan ini berurusan dengan orang mati. Dimana salah satunya bilal mayit harus memastikan mayat yang akan dimakamkan harus benar-benar bersih.

“Saya harus mencium dubur mayat tersebut, dan harus dipastikan bersih tidak ada bau. Kita ini orang yang dibutuhkan tapi tidak dicari,” sebut Pusman.

Pusman menceritakan pernah tiga hari tidak makan dan terpaksa dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Saat itu pertama kali menjadi bilal mayit, Pusman harus mencium dubur mayat dan membersihkannya.

“Sayangnya, saya tidak dicover BPJS saat itu. Jadi harus biaya sendiri,” ungkapnya dengan nada sedih.

Oleh karenanya dia berharap, pemerintah agar lebih memperhatikan bilal mayit kedepannya, baik dari segi upah maupun jaminan kesehatan. (MAG-4)

https://www.youtube.com/watch?v=0YS0lKoevaY

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan

Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan

Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember 2025

Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember 2025

Telat Ajukan Cuti ke Pimpinan, Karyawan Ekspedisi Medan Diberhentikan Tanpa Surat

Telat Ajukan Cuti ke Pimpinan, Karyawan Ekspedisi Medan Diberhentikan Tanpa Surat

Mahasiswa BEM SI Gelar Demo Tuntut Pencopotan Sekda Medan Terkait Dugaan KKN

Mahasiswa BEM SI Gelar Demo Tuntut Pencopotan Sekda Medan Terkait Dugaan KKN

Komentar
Berita Terbaru