Minggu, 31 Agustus 2025

Petinju Wanita Asal Langkat Meninggal usai Kalah di Final Selekda PON

- Kamis, 26 Agustus 2021 00:37 WIB
Petinju Wanita Asal Langkat Meninggal usai Kalah di Final Selekda PON

digtara.com – Dunia tinju berduka. Rina Diastari (21), petinju putri asal Langkat, Rabu (25/8) sore WIB meninggal dunia. Ia sempat dirawat di RS Adam Malik Medan setelah tumbang dalam pertandingan final Selekda Tinju di Medan, akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Petinju wanita itu meninggal setelah sebelumnya sempat menjalani operasi di RS Adam Malik.

Baca: Sosok Rina Diastari, Karateka Langkat yang Meninggal Usai Tumbang di Ring Tinju

Rina dibawa ke RS Adam Malik beberapa saat usai kalah RSC di laga final Selekda Tinju Sumut di Medan, Sabtu (21/8).

Selekda yang dilaksanakan Pengprov Pertina Sumut untuk menjaring atlet persiapan PON XXI/2024 Aceh- Sumut.

Petinju wanita
Suasana rumah duka pada Rabu malam. (foto: istimewa)

Di laga final, Rina yang bertanding di Kelas 54 Kg, berhadapan dengan Tiara (Medan). Laga di partai pamungkas ini dihentikan pada ronde kedua, karena wasit menilai, Rina tidak layak lagi melanjutkan pertandingan.

Selanjutnya karena diduga mengalami pendaharahan di bagian kepala, Rina yang sebelumnya mantan karateka ini, pada Sabtu (21/8) menjalani operasi di bagian kepala.

“Kita sangat berduka atas kejadian ini. Tapi kita tidak bisa menolak ketentuan Yang Maha Kuasa. Rina meninggal setelah empat hari menjalani operasi di bagian kepala,” ujar Ketua Pengprov Pertina Sumut Romein Manalu ketika dikonfirmasi, Rabu (25/8) malam.

Romein menjelaskan, perangkat pertandingan sesungguhnya sudah menjalankan ketentuan sesuai aturan. Karenanya, ketika Rina mendapat tiga pukulan beruntun, wasit langsung menghentikan laga.

Ketua KONI Langkat HT Paris melalui Wakil Ketua Idris ketika dihubungi membenarkan, petinju putri kebanggaan Langkat Rina Diastari meninggal dunia di RS Adam Malik.

”Ini kami baru nyampai di rumah duka bang, di Desa Pembangunan Tanjung Langkat Kecamatan Salapian , mengantarkan jenazah almarhumah,” jelas Idris.

Kepergian Rina meninggalkan duka mendalam khusus bagi Pertina dan KONI Langkat. Sebab pada Kejurda Tinju Elite yang juga Selekda atlet untuk Pelatda PON 2024 yang digelar 13 hingga 16 Agustus lalu, Petina Langkat tampil di peringkat kedua dengan torehan empat medali emas, tiga perak dan dua perunggu.
Satu dari tiga medali perak tersebut adalah persembahan almarhumah Rina Diastari. Selamat Jalan Rina.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru