10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sering Dipercaya, dari Pintu hingga Posisi Ranjang
5. Ranjang Tepat Menghadap Pintu Kamar
Posisi tempat tidur menjadi salah satu perhatian utama dalam feng shui kamar tidur. Ranjang yang berada tepat di jalur pintu dianggap kurang ideal karena dipercaya dapat mengurangi rasa aman dan ketenangan penghuni.Baca Juga:
6. Ranjang Berada Tepat di Bawah Balok
Menempatkan tempat tidur tepat di bawah balok plafon juga dianggap sebagai salah satu pantangan feng shui.Dalam kepercayaan tersebut, balok yang berada tepat di atas kepala dapat menciptakan kesan tekanan bagi orang yang tidur di bawahnya.
Dari sisi kenyamanan, posisi tersebut juga dapat membuat ruangan terasa lebih sempit secara visual. Jika memungkinkan, tempat tidur dapat ditempatkan di area dengan langit-langit yang lebih lapang.
7. Cermin Menghadap Langsung ke Ranjang
Cermin merupakan elemen yang cukup diperhatikan dalam feng shui kamar tidur.Jika ingin menggunakan cermin di kamar, letakkan pada posisi yang tidak berhadapan langsung dengan tempat tidur.
8. Rumah Menghadap Langsung Persimpangan Jalan
Pantangan feng shui rumah tidak hanya berkaitan dengan tata letak interior. Lokasi dan arah rumah juga menjadi bagian yang diperhatikan.Rumah yang tepat menghadap persimpangan jalan, terutama persimpangan berbentuk T, kerap dianggap kurang ideal. Dalam feng shui, arus kendaraan yang bergerak langsung menuju rumah dianalogikan sebagai energi yang terlalu kuat atau agresif.
Terlepas dari kepercayaan tersebut, rumah yang berada di depan persimpangan juga perlu mempertimbangkan faktor nyata seperti keselamatan, kebisingan, polusi udara, dan risiko kendaraan.
9. Pintu Depan dan Pintu Belakang Berada dalam Satu Garis Lurus
Pintu utama yang langsung berhadapan dengan pintu belakang juga sering dianggap kurang baik dalam feng shui.Menurut kepercayaan tersebut, energi yang masuk melalui pintu depan dapat langsung keluar melalui pintu belakang tanpa menyebar terlebih dahulu ke area rumah.
Jika kondisi ini terdapat di rumah, furnitur seperti konsol, rak terbuka, tanaman, atau sekat dekoratif dapat digunakan untuk menciptakan transisi antarruang tanpa harus mengubah konstruksi bangunan.