Otot Rupiah Menguat Bertengger Rp14.040 Per Dolar AS
digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar Rupiah pada Rabu (20/2/2019) pukul 09.24 WIB terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin menguat di pembukaan perdagangan hari ini. Rupiah kini berada di level Rp14.000-an per USD.
Baca Juga:
Berdasarkan situs Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 63 poin atau 0,40% ke level Rp14.040 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.040 per USD-Rp14.071 per USD.
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 47 poin atau 0,33% ke Rp14.043 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.035 per USD – Rp14.114 per USD
Rupiah menguat di tengah pelemahan indeks dolar AS. Kurs dolar AS justru melemah saat investor optimis perang dagang AS-China akan mereda.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1340 dari USD1,1312 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3067 dari USD1,2927 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7169 dari USD0,7130.
A.S. dolar dibeli 110,65 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,58 yen Jepang pada sesi sebelumnya. A.S. dolar turun menjadi 1.0007 franc Swiss dari 1,0041 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3212 dolar Kanada dari 1,3237 dolar Kanada.
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed