Selasa, 18 Agustus 2026

Jumat Siang, Rupiah Berbalik Arah Menguat

Redaksi - Jumat, 08 Februari 2019 08:23 WIB
Jumat Siang, Rupiah Berbalik Arah Menguat

digtara.com | JAKARTA – Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut tidak akan ada pertemuan dengan Perdana Menteri China Xin Jinping, membuat rupiah kembali terkoreksi pada pembukaan perdagangan pasar spot Jumat (8/2). Tapi, pada siang ini rupiah kembali menguat.

Baca Juga:

Mengutip Bloomberg, pukul 11.36 WIB, rupiah di pasar spot berada di Rp 13.969 per dollar AS, menguat 0,03% ketimbang Kamis lalu di Rp 13.973. Penguatan nilai tukar rupiah ini terjadi meski dollar AS menguat terhadap mata uang utama.

Analis Asia Trade Point Future, Deddy Yusuf Siregar, menjelaskan, pernyataan Trump untuk menolak bertemu dengan Jin Ping sebelum tenggat 1 Maret, membuyarkan optimisme pelaku pasar yang sudah terlanjur berkembang sebelumnya. “Oleh sebab itu, para pelaku pasar akhirnya kembali memburu safe haven. Mereka melepas mata uang emerging market, termasuk mata uang dari Indonesia,” ujar Deddy seperti dilansir Kontan Jumat (8/2/2019).

Mengutip Bloomberg, Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer pada pekan lalu menyampaikan bahwa pihaknya belum menemui kesepakatan apapun dengan China. Karena pernyataan tersebut, ancaman pemberlakuan tarif impor terhadap barang-barang asal China sebesar US$ 200 miliar, dikhawatirkan terjadi.

“Selain eskalasi perundingan perang dagang tersebut, kondisi pasar Eropa juga mengalami kontraksi. Komisi Eropa memangkas angka pertumbuhannya menjadi 1,3% tahun ini, lebih rendah sebesar 1,9% dari tahun lalu,” jelas Deddy.

Walau demikian, Deddy melihat rupiah hari ini masih akan tertopang capital inflow yang mencapai Rp 448,1 triliun pada Januari 2019. “Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun 2018 senilai Rp 401,78 triliun,” tambah Deddy.

Dengan ketersediaan dollar AS yang masih tinggi, pelemahan rupiah tidak akan melewati level Rp 14.000 per dollar AS. “Masih ada rilis data current account dan retail yang patut ditunggu, jadi masih ada peluang rupiah bertahan,” ujar Deddy.

Deddy memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp 13.930 per dollar AS – Rp 14.000 per dollar AS pada perdagangan hari ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026 Diproyeksikan Bergerak di Rp17.750–Rp17.900 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026 Diproyeksikan Bergerak di Rp17.750–Rp17.900 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rupiah Stagnan di Rp17.877 per Dolar AS, Sentimen Pasar Makin Berat

Rupiah Stagnan di Rp17.877 per Dolar AS, Sentimen Pasar Makin Berat

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 13 Agustus 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 13 Agustus 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Prediksinya

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Prediksinya

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Agustus 2026, Diprediksi Menguat

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Agustus 2026, Diprediksi Menguat

Komentar
Berita Terbaru