Minggu, 28 Juni 2026

Rupiah Melemah Masih di Bawah Level Rp14 Ribu Per Dolar AS

Redaksi - Senin, 04 Februari 2019 05:03 WIB
Rupiah Melemah Masih di Bawah Level Rp14 Ribu Per Dolar AS

digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar rupiah masih bertahan di bawah level Rp 14.000 saat hari kejepit, Senin (4/2/2019).

Baca Juga:

Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) menunjukkan nilai tukar rupiah di level Rp 13.976 per dollar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah di website Bank Indonesia ini menguat tipis jika dibandingkan dengan Jumat lalu yang ada di Rp 13.978 per dollar AS.

Di pasar spot pukul 10.42 WIB, rupiah melemah 0,31% ke Rp 13.993 per dollar AS dari hari Jumat lalu pada Rp 13.948 per dollar AS.

Pelemahan rupiah di pasar spot ini beriringan dengan pelemahan sebagian besar mata uang kawasan Asia.

Menurut data Bloomberg, hanya ringgit dan dollar Hong Kong yang masih menguat terhadap dollar AS.

Sementara indeks dollar hari ini menguat tipis meski masih ada di bawah 96. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 95,65, menguat 0,07% dari posisi akhir pekan lalu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Komentar
Berita Terbaru