Selasa, 30 Juni 2026

Penguatan IHSG Tidak Lepas dari Penguatan Indeks Global

- Senin, 11 Mei 2020 22:28 WIB
Penguatan IHSG Tidak Lepas dari Penguatan Indeks Global

digtara.com – Penguatan IHSG tidak lepas dari penguatan indeks global di pasar spot di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,91% ke level 4.639,10.

Baca Juga:

Sebanyak 222 saham naik, 161 saham turun, dan 169 saham bergeming.

Meski demikian, hari ini investor asing masih menarik dananya keluar dari pasar saham. Tercatat, net foreign sell yang terjadi di pasar regular hari ini mencapai Rp 228,16 miliar sementara jumlah net sell di semua pasar mencapai Rp 269,44 miliar.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, penguatan IHSG hari ini tidak lepas dari penguatan indeks global.

“Meskipun data domestik Indonesia yang rilis pada pekan lalu tidak begitu baik,” ujar Herditya.

Indeks Nikkei ditutup menguat 1,05%, Indeks Hang Seng menguat 1,53%, dan Indeks Strait Times ditutup menguat 0,75%.

Untuk hari ini, Herditya menilai IHSG masih minim katalis penggerak. Di sisi lain, pembagian dividen oleh beberapa emiten memang menjadi angin segar bagi investor.

Namun, Herditya menilai hal ini belum terlalu signifikan dalam mengangkat IHSG.

“Karena terlihat untuk penjualan asing (net sell) juga masih cukup besar,” sambung dia.

Meski demikian, Herditya menilai IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini (12/5). Herditya memperkirakan IHSG masih lanjut menguat di rentang 4.570-4.670.

Sementara itu, Kepala Riset Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak kuat di atas moving average (MA) 20 dalam 5 hari

Dengan indikasi melanjutkan penguatannya menguji upper bollinger bands dan MA50.

Indikator stochastic bergerak bearish namun indikator RSI memiliki momentum flat dengan kecenderungan positif pada area middle oscillator.

Lanjar memperkirakan IHSG akan bergerak menguat dengan support-resistance 4.593-4.738 pada perdagangan hari ini.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru