IHSG Ditekan Perlambatan Ekonomi Global dan Domestik
digtara.com – Beberapa lembaga mulai memprediksi pertumbuhan ekonomi global dan Indonesia akan melambat.
Baca Juga:
Salah satunya adalah Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) yang memproyeksi pertumbuhan ekonomi yang menurun menjadi 1,8%.
Bahkan, Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) pun memprediksi pertumbuhan ekonomi domestik hanya di kisaran 0,5% untuk tahun ini.
Jauh berbeda dengan realisasi pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang mencapai 5,1%.
Presiden Direktur Astronacci International Gema Goeyardi menilai, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang turun.
Juga akan menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan setidaknya hingga semester I-2020 ini.
Meski demikian, bukan berarti tidak ada saham sektoral yang bisa dilirik oleh investor.
Gema mengatakan, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang menurun maka sektor saham yang dapat menjadi pilihan adalah saham yang bergelut di sektor barang konsumsi (consumer goods) dan juga perbankan (banking)
“Sementara emiten yang harus dihindari adalah emiten yang memiliki likuiditas yang rendah dan sektor-sektor pertambangan serta sektor konstruksi,†ujar Gema.
Gema memperkirakan IHSG masih akan mengalami tekanan di Semester 1-2020. Namun, dengan membaiknya pandemi Covid-19.
Dan didorong dengan stimulus ekonomi dari pemerintah, IHSG akan melakukan rebound di semester II tahun ini.
Untuk itu, Gema menilai IHSG akan berada di area sekitar 5.500 hingga pengujung tahun ini.[kontan]
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026