Senin, 29 Juni 2026

Kurs Rupiah Spot akan Bergerak Menguat

- Selasa, 14 April 2020 00:40 WIB
Kurs Rupiah Spot akan Bergerak Menguat

digtara,com – Kurs rupiah spot kembali menguat di awal pekan ini. Kurs rupiah spot menguat 1,57% ke Rp 15.630 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (13/4).

Baca Juga:

Kompak, kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga mencatat penguatan rupiah hingga 2,53% ke Rp 15.840 per dollar AS.

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf mengatakan, pergerakan positif rupiah saat ini disebabkan oleh sentimen eksternal dan domestik.

Melambatnya jumlah kasus baru secara global dan kematian akibat virus corona di Eropa turut mengangkat kurs rupiah.

“Menurunnya kasus virus corona menjadi kabar baik bagi aset berisiko sehingga membuat dolar AS tertekan,” kata Alwy.

Di samping itu, kesepakatan pemangkasan produksi minyak antara Arab Saudi dan Rusia juga mendorong harga komoditas dan menekan dolar AS.

Sebagai informasi, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia sepakat untuk memangkas produksi minyak 9,7 juta barel per hari pada Mei – Juni.

Dari sisi domestik, Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan menguatnya rupiah disebabkan oleh keseriusan langkah pemerintah dalam menangani virus corona sehingga membuat investor kembali optimistis.

Itu terbukti dari berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta sejak Jumat (10/4) menyusul wilayah satelit Jakarta pekan ini.

Kerja sama BI dengan The Fed melalui fasilitas repo sebagai upaya peningkatan likuiditas dolar AS.

Di pasar domestik juga menjadi amunisi tambahan untuk melanjutkan penguatan rupiah saat ini.

Josua memperkirakan, penguatan rupiah dalam jangka pendek masih akan berlanjut. Pasalnya, BI juga masih tetap intervensi di pasar domestik.

Senada, Alwy melihat dengan adanya risk appetite yang telah kembali ke pasar akan menjadi pemicu kelanjutan penguatan rupiah.

Alwy menghitung kurs rupiah hari ini (14/4) akan bergerak di rentang Rp 15.450 per dolar AS– Rp 15.800 per dolar AS.

Sedang, Josua menghitung rupiah akan bergerak di rentang Rp 15.575 per dolar AS–Rp 15.700 per dolar AS.

Artinya, dimana rupiah kemarin menguat 1,57% yang berada di Rp 16.880.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif pada Awal Pekan, Sentimen Global dan Data Ekonomi Jadi Penentu

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif pada Awal Pekan, Sentimen Global dan Data Ekonomi Jadi Penentu

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Komentar
Berita Terbaru