Stok Daging Beku di Sumut Masih Aman
digtara.com | MEDAN – Usai tahun baru, stok daging kerbau beku di Badan Urusan Logistik Sumatera Utara (Bulog Sumut) saat ini sekitar 56 ton.
Baca Juga:
Kepala Bulog Sumut, Benhur Ngkaimi mengatakan, jumlah tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hinggga beberapa bulan mendatang.
“Dengan adanya stok tersebut, maka kebutuhan daging di Sumut, khususnya Medan cukup aman,” kata Benhur, Kamis (10/1).
Dijelaskannya, harga untuk daging kerbau beku dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan, yaitu Rp 80.000 per kilogram (Kg).
“Harga lebih murah dibandingkan daging yang dijual di pasaran,” jelasnya.
Bulog juga sudah mengalokasikan daging kerbau beku ke daerah-daerah yang berpotensi mengalami kenaikan harga, terutama saat menjelang hari-hari besar.
Bulog telah mengalokasikan daging beku ke Pematangsiantar, Sibolga, Dairi, dan beberapa daerah lainnya. “Seperti daerah yang rentan mengalami lonjakan harga daging,” sebut Benhur.
Bulog melakukan penyetokan untuk mengantisipasi lonjakan saat Natal dan Tahun Baru. “Ternyata, di tahun ini penyerapan daging terbilang rendah, sekitar 20 persen,” ujarnya.
Bulog Sumut juga terus melakukan sosialisasi tentang daging beku tersebut, dan banyak masyarakat menyukainya.
“Kualitas daging yang dijual Bulog adalah kualitas terbaik, masyarakat tidak perlu ragu,” tandasnya.
2.269 Ton Beras Disalurkan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Utara
Detik-Detik Penjarahan Gudang Bulog Sibolga Saat Banjir, Beras dan Minyak Goreng Diambil Warga
Bulog Sumut Salurkan 8.800 Ton Beras untuk 832 Ribu Keluarga
Bulog Sumut Sudah Salurkan 6.000 Ton Beras Bantuan Pangan
Bulog Siap Salurkan Bantuan Beras ke 18,27 Juta Penerima di Seluruh Indonesia