Virus Corona Seret Rupiah ke Zona Merah
digtara.com | JAKARTA -Wabah virus corona yang semakin tak terkendali terus menyeret rupiah di pasar spot.
Baca Juga:
Hal tersebut membuat Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim memprediksi mata uang Garuda berpotensi kembali melemah pekan depan.
“Dalam perdagangan Senin (2/3) rupiah masih tertekan dan berada di rentang Rp 14.170-Rp 14.350 per dolar Amerika Serikat (AS),” jelasnya.
Saat ini, virus corona sudah menyebar ke 46 negara. Di mana jumlah kasus terinfeksi mencapai 83.707 dengan korban tewas 2.858 orang.
Seperti diketahui, pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, rupiah ada di level Rp 14.318 per dolar AS. Posisi ini melemah 2,09% dibandingkan pelemahan hari sebelumnya yang di Rp 14.025 per dolar AS.
Bahkan, secara year to date, kini rupiah sudah melemah 3,16%. Ini menjadikan rupiah sebagai mata uang nomer empat terburuk di kawasan.
Posisi pertama masih diisi oleh baht Thailand yang sepanjang tahun ini sudah terkoreksi sekitar 5%. Di posisi selanjutnya adalah won Korea Selatan yang turun sekitar 4% dan dolar Singapura yang terkikis 3% sepanjang 2019.[kontan]
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan