Hari Ini, IHSG Bakal Terkoreksi
digtara.com | JAKARTA – Setelah selama sepekan berada di zona hijau. IHSG terkoreksi 60,23 poin atau 1,01% ke level 5.882,25, Jumat (21/2) kemarin.
Baca Juga:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (21/2) ditutup di zona merah,
Sektor indeks manufaktur yang menguat 0,39% tidak mampu menahan koreksi yang dialami oleh indeks sektor lainnya. Adapun sektor indeks industri dasar menjadi pemberatnya dengan penurunan sebesar 22,26 poin ke level 2,52%.
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, koreksi yang terjadi dipicu oleh aksi jual investor pada saham-saham yang telah menguat sejak pertengahan minggu ini.
Asal tahu saja, per Jumat (21/2) aksi jual asing tercatat Rp 343,85 miliar di reguler market, dengan saham BBRI yang menjadi saham paling banyak dijual oleh asing.
“Minimnya katalis dalam negeri menjadi alasan investor untuk melakukan aksi ambil untung diakhir pekan,” kata Lanjar.
Selain BBRI, saham perbankan lain seperti BBCA, BMRI dan BBNI juga menjadi saham yang paling banyak dijual asing.
Senin hari (24/2), IHSG diprediksi masih akan lesu. Secara teknikal, IHSG seakan pulled back Moving Average 20 hari dan upper bollinger bands dengan konfirmasi break out support Moving Average 5 hari dilevel 5900.
Kemungkinan, pergerakan selanjutnya terkonsolidasi minim sinyal pendorong penguatan setelah tidak mampu break out resistance MA20.
Hal ini didorong oleh indikator Stochastic terkonsolidasi dengan momentum RSI yang belum mencapai momentum overbought.
“Dengan support resistance 5.843 hingga 5.959,” kata Lanjar.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama memperkirakan akan ada potensi koreksi lanjutan, sehingga IHSG berpeluang menuju ke level support terdekat.
“Support pertama maupun kedua memiliki lisaran pada 5.860.00 hingga 5.839.59. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki kisaran pada 5.960,71 hingga 5988,87,” kata Nafan.
Dia menambahkan, sentimen yang memperberat pergerakan IHSG pekan ini masih dikarenakan penyebaran virus corona yang agresif, sehingga memberikan dampak sistemik bagi pasar.[kontan]
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956