IHSG Dibuka Melemah Mengekor Bursa Asia
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan akhir pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah mengekor bursa Asia yang juga memerah. Berdasarkan data RTI, Jumat (20/2) pukul 09.05 WIB, IHSG melorot 13,357 poin atau 0,22% ke 5.929,130.
Baca Juga:
Sebanyak 681 saham turun, 84 saham naik dan 99 saham tak bergerak.
Enam sektor dari 10 sektor yang ada menyeret IHSG. Sektor-sektor saham dengan pelemahan terdalam adalah sektor industri dasar yang melemah 1,05%, sektor manufaktur melemah 0,43% dan sektor perbankan melemah 0,34%.
Sementara sektor infrastruktur berhasil menguat 0,34%. Disusul sektor agri yang naik 0,23%.
Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 234,64 juta saham dengan total nilai Rp 254,81 miliar.
Top losers LQ45 pagi ini adalah:
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 2,19%
PT PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun 2,17%
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun 1,82%
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik 4,21%
PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik 2,25%
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 0,88%.
Walau melemah, investor asing masih mencatatkan pembelian bersih Rp 16,89 miliar di seluruh pasar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 21,1 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 15,2 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 4,7 miliar.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956