Rupiah Dibuka Melemah ke Rp13.711/U$D
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Kamis (20/2) pukul 08.12 WIB rupiah di pasar spot kembali dibuka di zona merah. Di mana rupiah spot turun ke level Rp 13.711 per dolar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:
Ini membuat, mata uang Garuda melemah 0,12% dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang ada di posisi Rp 13.695 per dolar AS.
Pergerakan rupiah setali tiga uang diang mayoritas mata uang di kawasan. Won Korea kembali menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,39%.
Disusul, ringgit Malaysia yang melemah 0,23%. Ada juga dolar Taiwan yang terkoreksi 0,12%. Peso Filipina dan baht Thailand pun turun masing-masing 0,06% dan 0,04%.
Dolar Singapura dan dolar Hong Kong pun ikut terkoreksi tipis sebesar 0,01%.
Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di hadapan the greenback setelah naik 0,17%.
Pergerakan rupiah hari ini menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Pada analis memprediksi, BI akan memangkas suku bunga acuan atawa BI 7-Day Reserve Repo Rate (BI7-DRRR).
Asal tahu saja, saat ini BI7-DRRR berada di level 5%.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur