Indeks Bursa Asia Bergerak Variasi
digtara.com | JAKARTA – Pada awal perdagangan Rabu (19/2/2020) Bursa Asia bergerak variasi dengan mayoritas indeks melemah.
Baca Juga:
Pemicunya datang dari kekhawatiran investor tentang jumlah kematian korban virus corona yang sudah menembus 2.007.
Mengutip Bloomberg, pukul 08.37 WIB, indeks Nikkei 225 naik 50,54 poin atau 0,22% ke 23.244,34, Hang Seng naik 26,78 poin atau 0,10% ke 27.556,98, Taiex naik 43,53 poin atau 0,37% ke 11.692,51, Kospi turun 12,88 poin atau 0,58% ke 2.196,00, ASX 200 turun 5 poin atau 0,07% ke 7.108,70, Straits Times turun 0,66 poin atau 0,02% ke 3.195,97 dan FTSE Malaysia turun 2,01 poin atau 0,13% ke 1.535,07.
Walau memiliki kecenderungan pelemahan, namun masih dalam rentang sempit. Selain itu, sentimen positif muncul dari laporan terbaru terkait infeksi baru virus corona menunjukkan penurunan.
Kasus infeksi baru di China Daratan pada Selasa (18/2) sebanyak 1.749. Komisi Kesehatan Nasional China menyebut jumlah ini turun dari 1.886 kasus di hari sebelumnya.
Tetapi banyak investor juga masih khawatir terhadap standar pelaporan China untuk virus ini. Terlebih jumlah korban tewas akibat virus ini sudah menembus 2.007 di seluruh dunia, dan menyebar ke 24 negara lainnya.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis