Faktor Teknikal akan Dorong Rupiah
digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan data Bloomberg Kurs rupiah kembali melemah berada di Rp 13.694 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (18/2).
Baca Juga:
Berbanding terbalik, kurs tengah Bank Indonesia mencatat rupiah menguat 0,12% di posisi Rp 13.676 per dolar AS.
Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih mengatakan pelemahan rupiah saat ini murni dipengaruhi oleh faktor teknikal. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca dagang Indonesia defisit US$ 864,2 juta di bulan Januari 2020.
Meski neraca dagang defisit, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih dapat menguat pada awal pekan.“Koreksi terhadap rupiah bukan disebabkan pengaruh fundamental,†kata Lana.
Lana memperkirakan pergerakan rupiah Rabu (19/2) masih berpotensi untuk menguat meski terbatas. Faktor teknikal masih akan menjadi dorongan rupiah untuk menguat.
Lana menghitung rupiah akan bergerak di rentang Rp 13.670 – Rp 13.690 per dolar AS pada pertengahan pekan.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur