IHSG Melamah Tipis 0,11%
digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Selasa (18/2/2020) pagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah melamah tipis atau 0,11% ke 5.860,864.
Baca Juga:
Sebanyak 63 saham naik, 49 saham turun dan 108 saham tak bergerak. Tiga sektor dari 10 sektor saham selamat ke zona hijau, sementara tujuh sektor saham lainnya tergelincir ke zona merah.
Sektor-sektor saham dengan penguatan terbesar adalah sektor infratruktur yang naik 0,19%. Disusul sektor industri dasar yang naik tipis 0,04% dan sektor pertambangan yang naik 0,01%.
Sedangkan sektor-sektor saham dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang turun 0,33%%, sektor perdagangan yang melemah 0,18% dan sektor manufaktur turun 0,17%.
Asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp 3,14 milair di seluruh pasar.
Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:
1. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (-1,48%)
2. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (-0,87%)
3. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) (-0,68%)
Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:
1. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) (5,61%)
2. PT Indo Tambangraya Tbk (ITMG) (2,14%)
3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) (1,00%)
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 2,6 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 1,6 miliar dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Rp 1,4 miliar.
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham