Rupiah Bakal Melemah Setelah Rally yang Cukup Panjang
digtara.com | JAKARTA – Kurs rupiah diprediksi akan kembali melanjutkan tren positif. Pada penutupan perdagangan Senin (17/2)Â kemarin.
Baca Juga:
Mata uang garuda ini ditutup ke level Rp 13.660 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 0,24% dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp 13.693 per dolar AS.
Penguatan juga terjadi di kurs tengah Bank Indonesia (BI). Rupiah pada Jisdor menguat 0,10% ke level Rp 13.693 per dolar AS.
Menurut Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan melihat potensi penguatan rupiah pada Selasa (18/2) masih akan mungkin terjadi. Hal ini karena tren yang terbentuk saat ini adalah pergerakan dolar AS tengah cenderung melemah setelah rally yang cukup panjang.
“Jika dilihat dari sentimen lain, sebenarnya belum ada sentimen baru. Masih seputar persebaran virus corona sementara data ekonomi baik dari dalam atau luar negeri juga belum ada yang baru,” ujar Yudi kepada Kontan.co.id, Senin (17/2).
Dengan tidak ada sentimen baru, Yudi memproyeksikan rupiah masih akan melanjutkan tren positif terhadap dolar AS. Dia menebak rupiah akan menguat dan bergerak di level Rp 13.600-Rp 13.720 per dolar AS pada perdagangan esok.
Sementara ekonom Bank BCA David Sumual juga memiliki pendapat yang sama. Menurut David, saat ini masih minim data ekonomi yang punya pengaruh signifikan sehingga pergerakan rupiah masih akan bergantung pada virus corona.
“Tapi ada yang perlu dikhawatirkan dan diantisipasi yakni neraca dagang Januari yang defisit sebesar US$ 864 juta. Hari ini data ini tidak berpengaruh, tapi kemungkinan besar besok akan akan ada imbasnya, jadi harus diantisipasi,” papar David.
Dia memproyeksikan rupiah akan mengakhiri tren positif dan akan melemah pada perdagangan hari ini di mana memperkirakan rupiah akan bergerak pada rentang Rp 13.650-Rp 13.700 per dolar AS.
Rupiah Berpeluang Lanjut Menguat, Dolar AS Masih Tertekan
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif pada Awal Pekan, Sentimen Global dan Data Ekonomi Jadi Penentu
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik