IHSG Masih Dibayangi Virus Corona
digtara.com | JAKARTA – Pada penutupan perdagangan, Senin (10/2/2020) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 47,52 poin atau turun 0,79% menuju level 5.952,08. Investor asing mencatat beli bersih sebesar Rp 330,42 miliar.
Baca Juga:
Menurut Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi mengatakan, sentimen negatif dari global masih mendominasi, yaitu terkait kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat virus Corona.
“Data terakhir, korban meninggal dari virus corona ini mencapai lebih dari 900 orang,†kata Wisnu.
Padahal, dari domestik terdapat beberapa sentimen positif, misalnya terkait data cadangan devisa. Namun, IHSG masih tersandung oleh penyebarnya virus corona. Pun untuk besok, dia memproyeksi IHSG masih akan banyak dipengaruhi oleh sentimen virus corona.
Sementara itu, Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, IHSG kembali menurun dengan sentimen penurunan bursa Asia. Dia mengatakan, IHSG kembali harus menguji support level pada 5.940, dan berhasil bertahan di atasnya.
William memprediksi, IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5.940 sampai 6.000. Sedangkan, Wisnu memproyeksi IHSG berpeluang naik dengan level support 5.927 dan resistance 5.986.
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham