IHSG Bertahan di Zona Hijau
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Jumat (7/2/2020) pagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat. Jika IHSG bertahan menguat, maka ini akan menjadi kenaikan IHSG dalam empat hari perdagangan berturut-turut.
Baca Juga:
Jumat (7/2) pukul 9.09 WIB, IHSG menguat tipis 0,04% ke 5.989. Empat sektor menguat dan enam sektor melemah pada pagi ini. Penguatan indeks sektoral terbesar adalah infrastruktur yakni 0,43%. Sektor aneka industri menguat 0,10%. Sektor perdagangan dan jasa menanjak 0,16%. Sektor keuangan menguat 0,07%.
Sementara sektor perkebunan turun 0,34%. Sektor barang konsumen melemah 0,26%. Sektor manufaktur turun 0,11%. Sektor tambang terkoreksi tipis 0,03%.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 1,76%
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 1,09%
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 0,99%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) -2,03%
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) -1,52%
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) -1,24%
Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 29 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan net buy terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 15,1 miliar, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 11,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 3,5 miliar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 2,8 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 1 miliar, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 900 juta.
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham