Tujuh Sektor Dorong IHSG ke Zona Hijau
digtara.com | JAKARTA – Setelah turun dalam dua hari perdagangan sejak awal pekan. Rabu (22/1) pukul 9.08 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. IHSG naik 13 poin atau 0,21% ke 6.251.
Baca Juga:
Tujuh sektor mengangkat IHSG ke zona hijau. Sektor keuangan mencatat kenaikan terbesar, yakni 0,43%. Sektor perkebunan naik 0,36%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,31%. Sektor konstruksi dan properti naik 0,32%.
Tiga sektor mengawali perdagangan di zona merah. Sektor infrastruktur turun 0,23%. Sektor tambang turun 0,18%. Sektor aneka industri melemah 0,07%.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) 1,13%
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 1%
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 0,99%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) -1,65%
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) -1,58%
PT XL Axiata Tbk (EXCL) -1,52%
Investor asing mencatat net buy alias pembelian bersih Rp 19,6 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 10,3 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 9,7 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 6,1 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 5,9 miliar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing pagi ini adalah PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 8,5 miliar, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 1,2 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 936 juta.
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham