Bursa Asia Berbalik Menguat
digtara.com | JAKARTA – Setelah kompak melemah pada perdagangan kemarin. Rabu (22/1) pukul 8.39 WIB Bursa Asia berbalik menguat. Indeks Nikkei 225 menguat 0,24% ke 23.922.
Baca Juga:
Di mana Indeks Hang Seng menanjak 0,27% ke 28.064. Sedangkan Kospi naik 0,24% ke 2.243. Indeks Straits Times naik tipis 0,08% ke 3.249.
Indeks Shanghai justru turun 0,45% ke 3.038. Kekhawatiran penyebaran virus corona masih membayangi pasar saham. “Dampak ke ekonomi saat ini masih nol. Koreksi yang terjadi di pasar mencerminkan potensi ancaman,” kata Michael McCarthy, chief market strategies CMC Markets kepada Reuters.
Wabah yang berasal dari Wuhan, China, telah mencapai lima negara, yakni Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan. Otoritas China mengonfirmasi lebih dari 300 kasus di China, terutama di Wuhan. Enam orang meninggal akibat virus ini.
Sementara itu, pasar saham Korea masih menguat meski Negeri Ginseng ini mencatat pertumbuhan ekonomi terendah dalam 10 tahun terakhir. Ekspor yang turun dalam 13 bulan berturut-turut menekan ekonomi Korea Selatan.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi