Kamis, 12 Maret 2026

Harga Emas Masih Bertahan di Atas Level US$1.550

- Jumat, 17 Januari 2020 01:24 WIB
Harga Emas Masih Bertahan di Atas Level US$1.550

digtara.com | JAKARTA – Logam mulia sebagai safe haven terluka oleh data Amerika Serikat (AS) yang optimistis yang mengisyaratkan ekonomi yang sehat. Harga emas masih bertahan di atas level US$ 1.550 setelah kemarin (16/1) tergelincir.

Baca Juga:

Selain itu, harga emas terperosok akibat bursa saham naik terdorong optimisme terhadap penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-China tahap 1, meski tarif impor atas barang Tiongkok masih Washington berlakukan.

“Harga emas lebih lunak saat ini karena bursa saham yang lebih kuat, dan karena situasi geopolitik juga sedikit tenang terutama di Iran,” kata Bob Haberkorn, Senior Market Strategist RJO Futures, kepada Reuters.

Bursa saham dunia kemarin mencatat rekor baru, sementara indeks dolar menghapus kerugian sebelumnya, setelah beberapa rilis data pada Kamis (16/1) melukiskan gambaran ekonomi AS yang positif.

Penjualan ritel AS naik untuk bulan ketiga secara berturut-turut di Desember 209, dan indeks aktivitas manufaktur negeri uak Sam hidup kembali ke level tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Penjualan ritel selama musim liburan di AS naik 4,1% pada 2019, karena upah stabil dan pertumbuhan lapangan kerja mendorong pembeli untuk berbelanja bahan makanan, minuman, dan furnitur.

Kesepakatan perdagangan Fase 1 yang sangat ditunggu-tunggu ditandatangani Presiden AS Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri China Liu He pada Rabu (15/1), meredakan perselisihan selama 18 bulan yang mengguncang pasar global.

Tapi, analis mencatat, kesepakatan itu gagal untuk mengatasi masalah ekonomi struktural, tidak sepenuhnya menghilangkan tarif, dan menetapkan target pembelian yang sulit dicapai. Sehingga, meninggalkan sejumlah titik yang belum terselesaikan.

“Dari sudut pandang banyak orang, kesepakatan itu terlihat sangat mengecewakan, masih ada banyak yang perlu diselesaikan. Itulah salah satu alasan mengapa emas bertahan di level $ 1.550,” ujar Analis OANDA Craig Erlam kepada Reuters.

“Fakta bahwa tarif (impor atas barang China oleh AS) masih berlaku memberi lebih banyak harapan bahwa (perjanjian perdagangan) fase kedua sedang ditangani dengan lebih serius,” imbuh Erlam.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Kamis 12 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Kamis 12 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Rabu 11 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Rabu 11 Maret 2026

UBS dan GALERI24 Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 10 Maret 2026

UBS dan GALERI24 Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 10 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Senin 9 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Senin 9 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Minggu 8 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Minggu 8 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Sabtu 7 Maret 2026

Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Sabtu 7 Maret 2026

Komentar
Berita Terbaru