Minggu, 03 Mei 2026

Harga Minyak Global Kembali Melorot

- Senin, 13 Januari 2020 02:05 WIB
Harga Minyak Global Kembali Melorot

digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan pekan ini. Senin (13/1/2010) pukul 07.40 WIB harga minyak kembali terkoreksi di pasar spot. Di mana harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2020 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 58,93 per barel, turun 0,19% dibanding akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Koreksi harga minyak dipicu oleh ketidakpastian ekonomi pasca meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran sebagai balasan atas serangan rudal terhadap pasukan AS di Irak pekan ini menambah kekhawatiran investor.

“Dengan mundurnya Iran, ada perasaan bahwa pasokan minyak cukup aman, tetapi sekarang dengan adanya sanksi dan laporan bahwa kapal Rusia bertindak agresif terhadap kapal AS, membuat sedikit ketakutan di pasar,” kata Phil Flynn, analis minyak Price Futures Group di Chicago seperti dikutip Reuters.

Iran menanggapi serangan drone AS pada 8 Januari dengan serangan rudal di pangkalan udar Irak yang menampung pasukan AS dan tidak menelan korban. Tetapi seorang komandan pengawal revolusi mengatakan Iran akan segera melakukan pembalasan yang lebih keras.

Namun belum ada gangguan produksi minyak di Timur Tengah sebagai akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dan indikasi lain menunjukkan pasokan minyak pekan ini cukup.

Data pemerintah AS yang dirilis Jumat menunjukkan pertumbuhan pekerjaan melambat lebih dari yang diharapkan pada Desember.

Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik secara tak terduga pekan lalu dan persediaan bensin melonjak paling banyak dalam sepekan selama empat tahun.

“Kami menuju periode penurunan permintaan bahan bakar menjelang musim panas dan meningkatnya persediaan mengingatkan bahwa pasar minyak masih agak kelebihan pasokan,” kata Jogn Kilduff, mitra Again Capital LCC New York seperti dikutip Reuters.

Dalam upaya untuk mengatasi penumpukan pasokan, OPEC dan sekutunya termasuk Rusia memulai pengurangan produksi lebih lanjut pada Januari tahun ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru