Senin, 29 Juni 2026

IHSG akan Melaju Berkat January Effect

- Senin, 13 Januari 2020 00:25 WIB
IHSG akan Melaju Berkat January Effect

digtara.com | JAKARTA – Selama 2020 hingga Jumat (10/1), Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,39% ke level 6.274,94. Padahal, di awal tahun, IHSG biasanya melaju berkat January effect.

Baca Juga:

Menurut Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo mengatakan, IHSG pada permulaan tahun ini mendapat tekanan dari memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Walau begitu, meredanya konflik di Timur Tengah bakal mengembalikan potensi January effect meski kenaikannya tidak akan setinggi tren window dressing di Desember lalu.

Sentimen positif terdekat yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah perkembangan kesepakatan dagang fase pertama antara AS dan China. “Apabila berjalan sesuai yang diharapkan pelaku pasar, peluang market rally terbuka lebar,” kata dia.

Memang, dari lima hari perdagangan terakhir, IHSG mencatatkan kenaikan selama tiga hari. Sejumlah analis menilai, hal ini terjadi berkat meredanya konflik di Timur Tengah, serta semakin dekatnya penandatangan kesepakatan dagang fase pertama AS-China.

Sepanjang pekan lalu, investor asing juga telah mencatatkan net buy senilai Rp 1,01 triliun di semua pasar. Oleh karena itu, sejumlah analis memproyeksi IHSG bakal melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan.

Dengan berbagai sentimen penggerak tersebut serta January effect, Wisnu memprediksi, IHSG berpeluang mencapai level 6.300 hingga 6.350 di akhir bulan ini.

Sementara itu, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony lebih optimistis. Dia memproyeksi, IHSG bisa berada di level 6.400 pada penghujung Januari.

“January effect masih akan berlangsung. Terlihat dari sisi investor asing yang masih optimistis ditambah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang juga menguat,” jelas dia. Berdasarkan Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat (10/1), nilai tukar rupiah menguat 0,59% ke Rp 13.772 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

Komentar
Berita Terbaru