Selasa, 05 Mei 2026

3 Indeks Utama Bursa AS Cetak Rekor Tertinggi

- Jumat, 10 Januari 2020 01:02 WIB
3 Indeks Utama Bursa AS Cetak Rekor Tertinggi

digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Kamis (9/1/2020) Wall Street kembali menguat. Tak cuma menguat, tiga indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS) mencapai rekor penutupan perdagangan tertinggi.

Baca Juga:

Kemarin, Dow Jones Industrial Average naik 0,74% ke 28.956,90. Indeks S&P 500 menguat 0,67% ke 3.274,70. Sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,81% ke 9.203,43.

Rekor bursa saham ini kembali tercatat akibat optimisme kesepakatan dagang AS-China. Kementerian Perdagangan China mengungkapkan bahwa Wakil Perdana Menteri Liu He akan menandatangani kesepakatan fase satu di Washington pekan depan.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya akan memulai negosiasi fase dua segera. Tapi penyelesaian kesepakatan ini akan terjadi setelah pemilihan presiden November mendatang.

“Sejumlah kekhawatiran pasar sudah tersisihkan,” kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel kepada Reuters. Dia menambahkan bahwa di semester pertama ini, likuiditas mengalir deras ke pasar.

Kemarin, harga saham Apple Inc pun melonjak 2,1% setelah perusahaan ini mengumumkan penjualan iPhone di China yang melonjak lebih dari 18% pada bulan Desember.

Pekan depan, emiten bursa AS akan mulai merilis laporan keuangan kuartal keempat. Analis memperkirakan laba perusahaan-perusahaan S&P 500 akan turun 0,6%. Ini adalah penurunan dalam dua kuartal berturut-turut.

Sentimen positif lainnya adalah meredanya tensi antara AS-Iran. Sementara itu Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan akan mencari tahu penyebab kecelakaan pesawat Ukraina di Iran yang menewaskan 176 orang, termasuk 63 warga Kanada.

Trudeau yang mengutip intelijen Kanada mengatakan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh rudal Iran. Pesawat ini baru terbang dua menit setelah lepas landas dari Tehran. Sementara Iran membantah telah menembakkan rudal ke pesawat tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

Komentar
Berita Terbaru